Home / Internasional

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:45 WIB

Presiden Iran Tewas, Ternyata Tumpangi Pesawat Usang Buatan Amerika

mm Redaksi

Bangkai helikopter yang membawa Presiden Iran. Foto: BBC World

Bangkai helikopter yang membawa Presiden Iran. Foto: BBC World

Noa.co.id – Kecelakaan fatal yang menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi dan beberapa pejabat tinggi lainnya telah menjadi sorotan internasional. Ternyata, helikopter Bell 212 yang mereka tumpangi, buatan Amerika Serikat, kemungkinan besar sudah usang dan berasal dari masa pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi.

Dilaporkan bahwa helikopter itu, yang dioperasikan oleh Red Crescent Society of the Islamic Republic of Iran, diduga dibeli sebelum Revolusi Islam 1979. Meskipun usianya sudah hampir setengah abad, helikopter ini masih beroperasi, menghadapi kabut tebal dan badai di wilayah barat laut Iran, dekat perbatasan dengan Azerbaijan.

Baca Juga :  Seorang Jemaah Haji Aceh Tengah Meninggal Dunia di Mekah

Kabar kecelakaan ini masih diselimuti misteri karena minimnya informasi dari Teheran. Namun, mantan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyalahkan sanksi Amerika Serikat atas bencana tersebut. Zarif menyatakan bahwa sanksi AS terhadap penerbangan Iran, yang mencakup larangan penjualan pesawat dan suku cadang, telah menghambat kemampuan Iran dalam memelihara armada udaranya.

Baca Juga :  PT SBA Perkenalkan Praktik Tambang Berkelanjutan kepada Peserta Program International Summer School

Praktik kanibalisme armada dan rekayasa suku cadang menjadi langkah darurat Iran untuk menjaga armadanya tetap beroperasi. Namun, sanksi tersebut juga telah menyebabkan armada penerbangan Iran menjadi tua, dengan usia rata-rata pesawat mencapai lebih dari 25 tahun.

Helikopter Bell 212, yang diperkenalkan pada tahun 1968, merupakan pesawat yang diandalkan oleh banyak operator di seluruh dunia. Meskipun usianya sudah tua, beberapa Bell 212 masih beroperasi, terutama di negara-negara Eropa Timur dan Asia.

Baca Juga :  Kemlu RI : Diduga memalsukan visa haji, 24 WNI diamankan otoritas keamanan Saudi Arabia

Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi negara-negara lain yang menghadapi sanksi ekonomi untuk mempertimbangkan dampaknya terhadap keamanan transportasi dan kesejahteraan masyarakatnya.

Sumber : Detikcom 
Editor   : Amiruddin MK 

Share :

Baca Juga

Internasional

Kisah Hidup Diaspora Indonesia di Norwegia

Internasional

Kemlu RI melalui KBRI Kuala Lumpur siap memberikan pendampingan hukum terhadap Korban TPPO Asal Aceh

Internasional

Diplomasi Kesenian, Magnet Indonesia dalam Pameran Pariwisata Internasional  

Daerah

Kantongi izin ITAS-E33G, WN Pakistan Pembuat Roti di Kafe Ditangkap Imigrasi Aceh

Internasional

Meninggal saat menyelam, Imigrasi Aceh kawal pemulangan jenazah turis Malaysia dari Sabang

Internasional

Di Hari Pangan Sedunia, FAO serukan aksi kolektif untuk menyediakan pangan sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia

Internasional

Kamp-kamp Rohingya Menjadi Pusat Terorisme Global, Menimbulkan Ancaman Keamanan Besar

Internasional

Perkuat Hubungan Internasional, Wali Kota Illiza Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Ekonomi dengan Tiongkok