Home / Daerah

Minggu, 9 Juni 2024 - 23:00 WIB

Tahun 2024, Aceh Singkil menargetkan perluasan areal tanam padi seluas 700 hektar

mm Redaksi

Mentan Andi Amran Sulaiman (Pertama Kiri), saat berfoto bersama Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Aceh Singkil, Syam'un (Pertama Kanan) setelah Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Areal Tanam di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jum'at (7/6/2024). (Foto | Dok.Pribadi).

Mentan Andi Amran Sulaiman (Pertama Kiri), saat berfoto bersama Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Aceh Singkil, Syam'un (Pertama Kanan) setelah Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Areal Tanam di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jum'at (7/6/2024). (Foto | Dok.Pribadi).

Aceh Singkil – Wujudkan swasembada pangan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman mengenai progam cetak sawah rakyat. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Areal Tanam tersebut berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (7/6)

Diketahui, Pj Bupati Aceh Singkil menugaskan Plt Kepala Dinas untuk menghadiri rapat tersebut.

“Alhamdulillah, melalui usulan Bupati Aceh Singkil, telah saya sampaikan secara langsung kepada Bapak Menteri Pertanian mengenai kebutuhan daerah,” Kata Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Aceh Singkil, Syam’un Kepada Kantor Berita NOA.co.id, Jakarta, 7 Juni 2024.

Baca Juga :  Disbudpar Aceh Melalui UPTD Taman seni dan budaya Aceh akan Menggelar Pagelaran Seni dan Budaya

Sambungnya, Plt Kepala Dinas berharap rapat koordinasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional serta memperluas areal tanam yang berdampak positif pada kesejahteraan petani dan masyarakat.

“Tahun 2024, Aceh Singkil menargetkan perluasan areal tanam padi seluas 700 hingga 900 hektar dan dalam waktu dekat ini, kita bersama penyuluh pertanian akan mensukseskan kegiatan yang diprogramkan oleh Menteri Pertanian,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Panwaslih Aceh Singkil : KIP seharusnya wajib kordinasi kepada kami

Syam’un juga menyampaikan bahwa Menteri Pertanian memberikan bonus kepada peserta yang hadir sebagai bentuk apresiasi.

Program perluasan areal tanam pertanian yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian RI dan didukung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) diharapkan dapat terwujud dan selaras dengan program pemerintah daerah. Dinas TPHP Aceh Singkil berkomitmen untuk membuka lahan-lahan kosong di daerahnya menjadi lahan pertanian produktif.

Mendagri Tito mengungkapkan, Indonesia sebagai negara beriklim tropis sangat berpeluang mewujudkan swasembada pangan, jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki 4 musim dan menilai visi dan misi Kementan dalam mewujudkan swasembada pangan merupakan langkah yang luar biasa dan patut diapresiasi.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRA Ajak Eksekutif dan Forbes Advokasi Empat Pulau yang Hilang

“Swasembada pangan bukan persoalan mudah dan harus melibatkan banyak pihak termasuk pemerintah daerah (Pemda),” Kata Mendagri.

“Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan target perluasan areal tanam dapat tercapai dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan petani serta masyarakat luas,” Tutup Syam’un.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

Minim Mobiler, Murid SDN 1 Darul Aman Terpaksa Belajar Dilantai

Daerah

Luncurkan RDN Syariah, BSI Dorong Perkembangan Pasar Modal Syariah

Daerah

Tim Pengendalian Inflasi Daerah Diminta turun setiap hari ke Pasar

Aceh Barat

RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh dan Fakultas Kedokteran UGM Gelar Workshop Penyusunan Hospital Disaster Plan

Daerah

APH Diminta Transparan Terkait Penegakan Hukum Pengguna Pukat Harimau di Aceh Singkil

Daerah

PWI Lhokseumawe Gelar Uji Kompetensi Wartawan

Daerah

Plt. Kasatpol PP WH Lhokseumawe Akhiri Masa Jabatan, Jejak Kepemimpinan yang Membekas 

Daerah

Nagan Raya ‘Gersang’: Pohon Hias Mati, Citra Kota Ikut Merana!