Home / Hukrim

Selasa, 11 Juni 2024 - 04:50 WIB

Oknum Ustaz Ponpes di Bener Meriah Diduga Aniaya Santri hingga Babak Belur

mm Redaksi

Ilustrasi Penganiayaan

Ilustrasi Penganiayaan

BENER MERIAH – AH, oknum ustaz salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah harus berurusan dengan pihak kepolisian atas dugaan penganiayaan santri berinisial PA hingga babak belur.

Peristiwa itu baru diketahui ketika ibu kandung korban membesuknya di Ponpes tersebut pada Jumat, 7 Juni 2024. Ia melihat wajah korban lebam serta hidungnya mengeluarkan darah.

Melihat hal itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, untuk mendapat perawatan medis hingga di visum.

Baca Juga :  Eksistensi UU Kejaksaan Vs UU KPK, Memperkuat Kewenangan Kejaksaan Menangani Kasus Korupsi

Kapolres Bener Meriah, AKBP Nanang Indra Bakti melalui Kasat Reskrim, Iptu Jefriandi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku pelaku sudah diamankan di Mapolres setempat.

“Benar pelaku sudah kita tangkap,” kata Jefriandi singkat saat dihubungi awak media, Senin, 10 Juni 2024.

Berdasarkan keterangan ibu korban, penganiayaan terhadap anaknya itu bermula ketika chattingan di Instagram lewat gawai milik korban yang digunakan teman sekamarnya.

Baca Juga :  Perkuat Kerjasama Aceh-Rusia, Wali Nanggroe Bawa Tiga Rektor Perguruan Tinggi ke Tatarstan

“Chattingan itu bersama seorang wanita, katanya berada di Banda Aceh. Ternyata wanita tersebut merupakan pacarnya oknum ustaz tersebut,” kata ibu korban berinisial AY kepada wartawan.

Tak lama dari situ, kata ibu korban, si wanita tersebut melaporkan chattingan itu kepada Ustaz yang menuduh korban ngechat dengan bahasa tidak senonoh.

Baca Juga :  Mobil Bendahara Desa di Aceh Timur Dibobol Maling, Puluhan Juta Uang Dibawa Kabur

Mendengar hal itu, pelaku memanggil korban dan membawanya ke kamar. Di sana korban langsung dianiaya hingga babak belur tanpa mempertanyakan persoalan.

“Akibatnya anak saya mengalami sakit dibagian dada, pelipis bengkak, paha terasa nyeri, perut dan tangan sakit,” ungkap AY.

Tak terima dengan peristiwa yang menimpa anaknya, ia langsung melaporkan AH ke Polres Bener Meriah.

Penulis: Afrizal

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Sebut Laporan ke Polda Aceh Prematur, Ingatkan SI Konsekuensi, Tuduhan Tanpa Dasar dan Pertimbangkan Lapor Balik

Hukrim

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Menandatangani Komitmen Pemberantasan Korupsi di Gedung KPK RI

Daerah

Dukung Layanan Energi Publik di Aceh, KPK Serahkan Aset Rampasan Korupsi senilai Rp27,6 Kepada Pertamina

Hukrim

Overstay, Imigrasi Banda Aceh Deportasi WN Pakistan Satu Keluarga

Hukrim

Polisi Tangkap Tiga Pengedar Sabu di Aceh Timur

Hukrim

Tegas! Jaksa Agung Hukum Oknum Jaksa Nakal

Hukrim

DPR dorong BINDA deteksi dini TPPO di wilayah perbatasan

Hukrim

Dalih Uang KKN, Enam Mahasiswi Pidie Ditipu Senior