Home / Pemerintah / Pendidikan

Selasa, 24 Desember 2024 - 21:18 WIB

Disdik Aceh Resmikan Collaborative Learning Space, Ketua Komisi VI DPRA: Kami Mendukung Penuh

mm Redaksi

epala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A. Foto: dok. Disdik Aceh

epala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A. Foto: dok. Disdik Aceh

Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh, Dinas Pendidikan Aceh terus berinovasi. Pada Selasa, 24 Desember 2024, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A, meresmikan Collaborative Learning Space di UPTD Balai Tekkomdik. Kegiatan ini mengusung tema “Kreativitas dan Kolaborasi Co-Learning dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas.”

Acara ini dihadiri Ketua Komisi VI DPRA, Nazaruddin, S.I.Kom., pejabat eselon III dan IV, tenaga ahli Dinas Pendidikan Aceh, kepala sekolah dari Banda Aceh dan Aceh Besar, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Dalam sambutannya, Nazaruddin menyampaikan dukungannya terhadap program-program peningkatan pendidikan di Aceh.

“Segala upaya untuk meningkatkan pendidikan di Aceh, kami dukung penuh,” tegasnya.

Baca Juga :  YBM PLN UID Aceh Bersama Forum Dakwah Perbatasan (FDP) Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial di Peukan Bada

Ia menilai pentingnya perhatian serius terhadap pendidikan di Aceh, terutama untuk mengejar ketertinggalan dibandingkan daerah lain di Indonesia.

“Kami DPR Aceh tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga akan membentuk panitia khusus untuk merancang strategi memperbaiki pendidikan Aceh. Kolaborasi erat antara DPR, pemerintah, dan tokoh pendidikan sangat dibutuhkan untuk mencapai kemajuan bersama,” tambahnya.

Nazaruddin menegaskan komitmen DPR Aceh dalam mendukung program-program pendidikan, termasuk pendidikan luar biasa (SLB).

Sementara itu, Marthunis dalam pidatonya memaparkan berbagai langkah strategis yang sedang dan akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Ia mencontohkan keberhasilan pendidikan di Sabang, yang menunjukkan hasil lebih baik dalam numerasi dan aspek lainnya dibandingkan wilayah lain.

Baca Juga :  Menlu RI Tegaskan Komitmen Dukungan Indonesia Terhadap UNRWA dan Mandatnya untuk Palestina

Marthunis menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun pendidikan berkualitas. “Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan kemuliaan pada anak-anak Aceh,” ujarnya.

Salah satu inovasi baru yang diperkenalkan adalah collaborative learning space, sebuah ruang kreatif yang dirancang untuk mendukung siswa dalam berkreasi dan berkolaborasi.

“Tujuannya adalah menyediakan ruang yang lebih baik dan aman bagi siswa untuk belajar, dibandingkan dengan tempat-tempat seperti warung kopi yang tidak terkendali,” jelasnya.

Fasilitas ini memungkinkan siswa untuk berkolaborasi sesuai minat, seperti olimpiade sains, matematika, musik, atau drama. Selain itu, Dinas Pendidikan juga merencanakan pemanfaatan ruang yang tidak terpakai untuk mendukung kegiatan serupa.

Baca Juga :  Fuadi Satria Pimpin BPC HIPMI Kota Banda Aceh

Marthunis juga menyampaikan rencana pelaksanaan berbagai kompetisi dan asesmen untuk meningkatkan daya saing siswa. Hal ini bertujuan mengasah potensi terbaik yang dimiliki oleh anak-anak Aceh.

“Dengan menyediakan fasilitas yang mendukung dan membangun kolaborasi yang baik, kami optimis pendidikan di Aceh dapat berkembang lebih baik, sehingga anak-anak Aceh dapat mencapai potensi terbaik mereka,” pungkasnya.

Peluncuran Collaborative Learning Space ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif. Dengan dukungan penuh dari DPR Aceh dan berbagai pihak lainnya, diharapkan kolaborasi ini mampu membawa pendidikan Aceh menuju masa depan yang lebih cerah.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Sambut 74 Mahasiswa UMSU untuk Program PPL di Sejumlah OPD

Banda Aceh

DSI Banda Aceh Gelar Safari Dakwah Sekolah di SMPN 17 untuk Perkuat Akhlak Pelajar

Daerah

Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat Kirimkan Peserta O2SN

Berita

PUPR Aceh Jaya Siapkan Perencanaan Pembangunan Tanggul di Gampong Lhok Bot

Daerah

Disdik Aceh Wajibkan Sekolah Gunakan Internet Banking Corporate untuk Dana BOS Mulai 2026

Internasional

339 WNI diamankan Otoritas Kamboja, KBRI Phnom Penh Pastikan Hak dasar WNI Terlindungi

Advetorial

Lewat Inovasi Pelitahati, Hampir Seluruh Anak di Banda Aceh Sudah Punya Akta Kelahiran

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Prioritaskan dan Optimalisasi Pelayanan Publik