Home / Daerah / Pemerintah / Simeulue

Minggu, 27 April 2025 - 21:37 WIB

Dana Desa 2024 Dicairkan, Temuan Kerugian 2023 Desa Matanurung Belum Jelas

Argamsyah

Kepala Inspektorat Simeulue, Alwi Alhas. Foto: (Ist)

Kepala Inspektorat Simeulue, Alwi Alhas. Foto: (Ist)

Simeulue – Kepala Inspektorat Kabupaten Simeulue mengungkapkan adanya temuan kerugian sebesar Rp160 juta lebih dalam pengelolaan anggaran Desa Matanurung Tahun Anggaran 2023, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada tahun 2024, Minggu (27/4/2025).

Hal itu disampaikan kepala Inspektorat DRS. Alwi Alhas kepada wartawan Noa.co.id. Ia menjelaskan temuan itu telah dituangkan secara resmi dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan langsung kepada Kepala Desa Matanurung di kantor Inspektorat.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke 79, Pemkab Aceh Barat Gelar Lomba Perahu Dayung Tradisional dan Perahu Kuno

Menurut Alwi, Penyerahan LHP turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Teupah Tengah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan aparatur Desa Matanurung. Dalam laporan tersebut, Inspektorat memberikan waktu 60 hari kepada pihak desa untuk menyelesaikan dan menindaklanjuti temuan tersebut.

Namun hingga batas waktu yang ditentukan, Kepala Desa Matanurung tidak mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan temuan kerugian. Inspektorat bahkan telah tiga kali melakukan monitoring lapangan guna mengevaluasi sejauh mana tindak lanjut dilaksanakan, namun tidak ada perkembangan berarti.

Baca Juga :  Proyek Kolam Tambatan Perahu di Desa Langi Diduga Fiktif, Masyarakat Merasa Dirugikan

“Baik dari BPD maupun dari aparat desa, tidak ada satu pun laporan resmi yang disampaikan kepada kami,” kata Alwi.

Bahkan, lanjutnya sejumlah aparatur Desa Matanurung yang mendatangi kantor Inspektorat mengungkapkan bahwa dana desa untuk Tahun Anggaran 2024 telah dicairkan dan uangnya telah diserahkan oleh bendahara kepada Kepala Desa, dengan jumlah sekitar Rp274 juta.

Baca Juga :  Kerja Sambil Promosi Wisata Simeulue, Pj Bupati Pakai Baju Kaos Bergambar Pulau Mincau di IKN

Alwi, mengungkapkan Inspektorat mengapresiasi kritik dan masukan yang telah disampaikan masyarakat terkait persoalan ini, dan berharap semua pihak turut mengawal proses tindak lanjut ke depan agar pengelolaan dana desa dapat lebih transparan dan akuntabel.

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Enam Bulan Mogok, Kini Perumdam Tirta Meulaboh Kembali Beroperasi

Daerah

Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejati Aceh Gelar Penyuluhan Hukum

Daerah

Kemenag Aceh Besar-PWI Perkuat Kerjasama Publikasi

Daerah

Kejati Sumsel Bongkar Dugaan Korupsi KUR Mikro di Plat Bank Merah

Ekbis

OJK Hentikan 1.556 Pinjol Ilegal dan 285 Investasi Bodong Sepanjang 2025

Daerah

Ini Rekening “Aceh Peduli Palestina”, Jika Mau Lebih Gampang Silakan Layanan QRIS

Nasional

Pimpin Rakor Kesiapan Pilkada, Wamenko Polkam: Seluruh Pemangku Kepentingan Sudah Siap

Daerah

Satpol PP dan WH Tertibkan Pedagang Berjualan di Bahu Jalan