Home / Hukrim / Internasional / Nasional

Jumat, 30 Mei 2025 - 19:06 WIB

DPR dorong BINDA deteksi dini TPPO di wilayah perbatasan

mm Redaksi

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Kalimantan Barat – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Slamet Ariyadi, menekankan pentingnya deteksi dini dan koordinasi antarlembaga untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta praktik ilegal lainnya di wilayah perbatasan. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Komisi I DPR ke Pontianak, Kalimantan Barat, dalam rapat dengar pendapat bersama Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalbar.

Baca Juga :  Peran Masyarakat Dalam Pencegahan TPPO dan TPPM

“Kami mendorong BINDA Kalbar untuk melakukan deteksi dini, khususnya di wilayah perbatasan, agar bisa mencegah praktik-praktik perdagangan atau penyelundupan secara ilegal,” ujar Slamet Ariyadi, dikutip Jumat (30/5).

Menurut Slamet, celah terjadinya TPPO seringkali muncul karena lemahnya pengawasan di titik-titik strategis, terutama di jalur tidak resmi. Ia mengingatkan langkah pencegahan hanya dapat berjalan efektif jika seluruh unsur pengamanan bekerja secara terpadu.

Baca Juga :  Kemlu RI Berhasil Pulangkan 46 WNI Korban TPPO di Myanmar

Slamet juga mendorong peningkatan koordinasi antar institusi keamanan dan intelijen, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, upaya ini sangat krusial untuk menciptakan sistem pengawasan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan tidak ada ruang yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan sinergi antarlembaga, pengawasan akan lebih efektif,” jelas politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Baca Juga :  Penyidik Polda Aceh Rampungkan Kasus Korupsi RS Regional Aceh Tengah

Ia menegaskan hasil temuan di lapangan akan dibawa ke Senayan sebagai bahan evaluasi dalam perumusan kebijakan yang lebih adaptif terhadap kondisi di lapangan.

Editor: Amiruddin. MKSumber: https://Alinea.id

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kasus Pembunuhan Mahasiswa di Jeulingke, Kuasa Hukum Terdakwa Ungkap Kejanggalan di Sidang Ke-6

Hukrim

Pembobol Rumah Warga di Aceh Besar Ditangkap Polisi

Hukrim

189 Kasus, Mayoritas Korban TPPO merupakan Anak dan Perempuan

Hukrim

Tim Gabungan Berhasil Gagalkan Penyelundupan 180 Kg Sabu Jaringan Malaysia  

Nasional

Anggota DPR Soroti Penetapan Harga Beras Berdasarkan Sistem Rayonisasi Wilayah

Hukrim

Polisi Warning Penggunaan DD, 2 Aparutur Desa Ditahan Satreskrim

Hukrim

Resmi Ditahan KPK, Gus Mudhlor Pakai Rompi Orange

Nasional

Penasihat DWP Kemendagri : Menjaga Netralitas ASN menjelang Pilkada Serentak 2024