Home / Internasional / Peristiwa

Rabu, 30 Juli 2025 - 12:10 WIB

Tsunami Hantam Rusia Usai Gempa Dahsyat

mm Redaksi

Foto: Ilustrasi peringatan tsunami (AFP/PATRICK T. FALLON)

Foto: Ilustrasi peringatan tsunami (AFP/PATRICK T. FALLON)

Moskow – Gelombang tsunami menghantam kota pelabuhan di timur jauh Rusia usai gempa magnitudo 8,7 mengguncang wilayah itu. Air laut pun membanjiri kota pelabuhan Savero Kurilsk.

Dilansir AFP dan akun Telegram resmi Kementerian Darurat Rusia, Rabu (30/7/2025), air laut telah membanjiri kota pelabuhan yang dihuni sekitar 2.000 orang tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pembangunan Studio, Kejaksaan Tahan Direktur Umum LPP TVRI

“Tsunami membanjiri sebagian kota pelabuhan Severo-Kurilsk. Penduduk telah dievakuasi,” ujar Kementerian itu.

Video yang diunggah di media sosial Rusia memperlihatkan bangunan-bangunan di kota itu terendam air laut. Ada juga foto yang menunjukkan kerusakan gedung akibat gempa di wilayah Rusia.

Baca Juga :  Diplomasi Kesenian, Magnet Indonesia dalam Pameran Pariwisata Internasional  

Belum ada informasi soal korban jiwa akibat gempa dan tsunami itu. Rusia menyebut tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi tersebut untuk evakuasi dan memeriksa bangunan yang rusak.

Baca Juga :  Kemlu RI : Seorang WNI menjadi korban meninggal dalam kerusuhan di Bangladesh

Sejumlah negara juga mengeluarkan peringatan potensi tsunami akibat gempa di Rusia. Antara lain, Amerika Serikat, Jepang, Indonesia dan Filipina.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Indonesia Gelap Berlanjut Di Aceh

Daerah

Mendagri Tegaskan Pemda Harus Terlibat dalam Pelindungan Anak dari Dampak Negatif Sistem Elektronik

Internasional

Amerika Serikat Kirim Pesawat Militer Terbesar ke Dekat Iran

Peristiwa

Meulaboh Dua Kali Diguncang Gempa Dangkal

Daerah

Mabes AL Tanggapi Pernyataan LMND Terkait Maraknya penggunaan Pukat Harimau Di Aceh Singkil

Internasional

Kasus WNI Ditahan di Myanmar, Pengamat Ungkap Tiga Alasan Pembebasan bisa Gunakan Opsi OMSP

Internasional

Kemlu RI melalui KJRI Penang fasilitasi pemulangannya nelayan asal Pangkalan Brandan

Internasional

Kemlu RI kawal Pemulangan 152 WNI Overstayer ke Tanah Air