Home / Nasional

Kamis, 11 September 2025 - 15:10 WIB

Kampanye Literasi SPS Goes to School, Saidul: Sesibuk Apapun dengan Smartphone, Luangkan Waktu untuk Membaca dan Menulis 

mm Redaksi

Kampanye Literasi SPS Goes to School, Saidul: Sesibuk Apapun dengan Smartphone, Luangkan Waktu untuk Membaca dan Menulis. Foto: Dok. SPS Aceh

Kampanye Literasi SPS Goes to School, Saidul: Sesibuk Apapun dengan Smartphone, Luangkan Waktu untuk Membaca dan Menulis. Foto: Dok. SPS Aceh

Pekanbaru – Program literasi SPS Goes to School, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau berlanjut di SMKN 2 Pekanbaru, di Jalan Sumatera, Gobah. Selain beracara di lapangan, siswa juga diberi materi literasi di dalam kelas.

Pada kesempatan itu, Ketua SPS Provinsi Riau H Saidul Tombang mengingatkan, pentingnya menjaga budaya membaca dan menulis ditengah derasnya arus digitalisasi.

Baca Juga :  Pastikan Tak Ada Lonjakan Covid 19 Pasca-Nataru, Kapolri Terjun Langsung Cek Prokes di Tempat Wisata

Menurutnya, sesibuk apapun dengan smartphone atau gadget, tetap harus meluangkan waktu untuk aktivitas literasi.

“Smartphone memang sudah menjadi bagian hidup kita. Namun jangan sampai kesibukan bermain gadget melupakan membaca buku dan menulis. Keduanya adalah kunci untuk membangun peradaban,” ujar Saidul Tombang, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga :  Menko Polkam : 8,8 juta Masyarakat Indonesia Bermain Judi Online  

Ia menegaskan, membaca dan menulis bukan hanya kegiatan akademis, tetapi juga sarana memperluas wawasan serta melatih daya kritis.

“Bila generasi muda hanya sibuk dengan scroll media sosial, tapi tidak membaca dan menulis, maka mereka akan kehilangan kedalaman berpikir,” tambahnya.

Saidul Tombang mengajak para peserta kegiatan literasi untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan harian, meskipun hanya beberapa halaman setiap hari. Begitu pula dengan menulis, sekecil apapun catatan, diharapkan menjadi latihan membangun ide dan gagasan.

Baca Juga :  Menko Polhukam : Pemerintah Upayakan Fasilitasi dan Pengembangan Potensi Diaspora Indonesia

“Budaya literasi tidak boleh kalah oleh perkembangan teknologi. Justru dengan smartphone, kita bisa memanfaatkannya untuk membaca e-book, menulis artikel, bahkan berkarya lebih luas,” katanya menutup. **

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Hari jadi Imigrasi Ke-75, Menteri Agus: Sederhanakan Seremoni Fokus Program Penting

Nasional

Puluhan Pelaku UMKM Ikuti Workshop Cenderaloka, Jadi Jembatan untuk Perluas Pasar Hingga Nasional

Ekbis

Bank Aceh Raih Penghargaan Bergengsi di 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards 2026, Direktur Utama Fadhil Ilyas Dinobatkan Sebagai Best CEO

Daerah

JICA Siap Beri Dukungan Penuh untuk Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi di Aceh

Nasional

HT Ibrahim Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Narkoba ancaman serius bagi generasi muda

Nasional

Jelang Pilkada, Mendagri Imbau Pemda Jaga Stabilitas Inflasi

Nasional

Kejagung RI Menyetujui 7 Pengajuan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice

Hukrim

JAM-Intelijen: Fungsi Intelijen Sebagai Penegakan Hukum dalam Pembangunan Nasional