Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Minggu, 9 November 2025 - 08:32 WIB

Plt. Kadisdik Aceh: BLUD SMK yang Gagal Mandiri Selama 3 Tahun Akan Ditutup

mm Redaksi

Plt. Kadisdik Aceh, Murthalamuddin saat hadir untuk membuka Rakor MKKS SMK se Aceh di Takengon, Sabtu (8/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Plt. Kadisdik Aceh, Murthalamuddin saat hadir untuk membuka Rakor MKKS SMK se Aceh di Takengon, Sabtu (8/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Takengon — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, menegaskan pentingnya kemandirian Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ia menyebutkan, BLUD yang tidak mampu membiayai dirinya sendiri selama tiga tahun berturut-turut akan ditutup.

Menurutnya, kebijakan itu merupakan arahan langsung dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melalui Sekda Aceh, Nasir Syamaun.

“Arahan Gubernur melalui Sekda Aceh, semua BLUD yang tidak mampu mencukupi dirinya sendiri setelah tiga tahun akan kita tutup. Jadi, kelola dengan baik dan manfaatkan potensi yang ada,” tegasnya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) MKKS SMK se-Aceh di Hotel Renggali, Takengon, Sabtu (8/11/2025).

Murthalamuddin mendorong SMK agar berani berinovasi dan mengembangkan produk lokal unggulan yang dapat menjadi sumber pendapatan sekolah. Ia mencontohkan ide sederhana namun bernilai ekonomi tinggi, seperti bakso berbahan ikan untuk SMK yang berada di wilayah pesisir.

Baca Juga :  Mulai Punah Ditelan Zaman, Wakil Ketua MAA: Adat Seumapa Harus Terus Dilestarikan

“Ke depan, kalau ada orang mau jualan bakso goreng, maka mereka bisa mengambil baksonya di SMK,” ujarnya. Begitupu dengan SMK daerah lain, apakah itu sawit dan sebagainya. Ini dalam rangka menyongsong ketahanan pangan.

Dalam upaya meningkatkan pendidikan, Murthalamudin dalam arahannya menekankan pentingnya membangun kebersamaan tanpa sekat dan komunikasi tanpa batas dalam memajukan pendidikan di Aceh.

“Saya bukan orang yang terlalu formal. Kalau ada masalah, sampaikan saja. Saya akan teruskan ke bidang-bidang terkait dan saya akan pantau langsung perkembangannya,” katanya.

Baca Juga :  Pancasila Perekat Kebinekaan: Gubernur Muzakir Ajak Aceh Satukan Langkah untuk Indonesia Raya

Menurutnya, komunikasi yang cair dan kolaborasi lintas bidang menjadi kunci mempercepat perubahan di sektor pendidikan. “Tidak boleh skat-skat yang dapat menghambat akselerasi, dan upaya kita dalam membangun pendidikan Aceh yang berkualitas,” tegasnya.

Oleh karena itu Murthalamuddin mengajak seluruh kepala SMK untuk berani melakukan introspeksi terhadap kinerja masing-masing. “Kita harus jujur menilai diri. Tidak ada yang sempurna, termasuk saya. Tapi yang penting, kita terus berbenah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kondisi anomali pendidikan Aceh, di mana besarnya alokasi anggaran pendidikan Aceh belum sejalan dengan mutu pendidikan yang diharapkan. “Anggaran pendidikan kita besar, tapi rapor mutu masih rendah, bahkan kalah dari Maluku, Papua, dan Gorontalo. Ini menjadi tugas kita bersama untuk berbenah,” ujarnya.

Baca Juga :  Seserhana dan Akrab: Marlina Berburu Takjil Dengan Sepeda Motor

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Aceh itu juga menegaskan kembali esensi pendidikan vokasi: menyiapkan lulusan SMK yang benar-benar siap kerja.

“Tujuan kita satu — melahirkan anak-anak SMK yang siap menghadapi dunia industri. Dan Bapak Ibu di lapanganlah yang paling tahu bagaimana mencapainya,” pungkasnya.

Rakor MKKS SMK se-Aceh berlangsung itu berlangsung interaktif interaktif. Selain dihadiri para kepala SMK, kegiatan itu juga diikuti para kepala bidang di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh serta mitra industri seperti PT Solusi Bangun Andalas Lhonga dan PT Sukses Bersama Tekstil Medan, yang berbagi pandangan tentang kebutuhan tenaga kerja industri masa kini. []

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Aceh Lepas Sambut Pejabat di Lingkup Biro PBJ Setda Aceh

Aceh Timur

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Timur Gelar SIGODAM

Pendidikan

Sekda Aceh Tinjau Vaksinasi Covid-19 Bagi Siswa di Dekranasda Aceh Besar

Daerah

Disdik Aceh Gelar Sosialisasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Bebas Melayani

News

Dua Warga Aceh Ditembak Aparat Malaysia, Pj Gubernur Safrizal Minta KBRI dan Kemenlu Beri Pendampingan Hukum dan Biayai Perawatan 

Pemerintah Aceh

BPH Migas Setujui Aceh Bebas Barcode BBM Bersubsidi Selama Masa Darurat Bencana

Banda Aceh

SMAN 13 Banda Aceh Peringati Isra Mikraj 1446 H dan Gelar Pisah Sambut Plt Kepala Sekolah

News

Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri