Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 14 November 2025 - 19:49 WIB

Gubernur Mualem dan DPRA Tandatangani KUA-PPAS 2026

mm Redaksi

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., bersama Pimpinan DPRA menandatangani Berita Acara Persetujuan Bersama terhadap KUA dan PPAS Aceh Tahun Anggaran 2026, di Ruang Serbaguna DPR Aceh, Jumat (14/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., bersama Pimpinan DPRA menandatangani Berita Acara Persetujuan Bersama terhadap KUA dan PPAS Aceh Tahun Anggaran 2026, di Ruang Serbaguna DPR Aceh, Jumat (14/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menandatangani Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRA, Kamis siang (14/11). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, bersama para pimpinan DPRA.

Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf hadir didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, yang juga merupakan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA). Dokumen KUA-PPAS tersebut sebelumnya telah dihantarkan langsung oleh Sekda Aceh beserta jajaran TAPA kepada Ketua DPRA Zulfadli di ruang pimpinan DPRA pada Rabu (12/11) sore. Setelah pembahasan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRA, dokumen tersebut dibawa ke paripurna untuk disetujui dan ditandatangani bersama.

Baca Juga :  Atas Perintah Gubernur dan Wagub, Alhudri Tuntaskan DPA SKPA 2025 

Gubernur Mualem menegaskan bahwa penandatanganan KUA-PPAS 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pembangunan Aceh pada tahun mendatang. Ia menyampaikan komitmen pemerintah Aceh untuk memaksimalkan anggaran demi peningkatan kesejahteraan rakyat, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Perpustakaan Desa di Aceh Jadi Motor Literasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Gubernur juga menyampaikan bahwa pada Kamis (13/11) kemarin, dirinya bertemu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Hambalang. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memaparkan berbagai kebutuhan pembangunan Aceh, termasuk percepatan sejumlah proyek prioritas.

“Presiden, beliau memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pembangunan Aceh. Termasuk percepatan beberapa ruas jalan strategis, peningkatan konektivitas wilayah, dan peninjauan kembali beberapa kebutuhan penting daerah,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan bahwa Presiden juga memberikan atensi pada sejumlah proyek besar di Aceh, seperti pembangunan terowongan Geurute, perikanan, dan investasi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi dorongan besar bagi Aceh untuk bergerak lebih cepat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Bahas Investasi di Sektor Kesehatan dengan Investor Malaysia

“Presiden menyampaikan komitmen untuk terus mendukung Aceh. Kita harus memanfaatkan dukungan tersebut sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat,” kata Mualem.

Rapat paripurna penandatanganan KUA-PPAS 2026 turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRA, para Asisten Sekda, para kepala SKPA, serta para Kepala Biro di lingkungan Setda Aceh. []

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe: Saya Tidak Akan Tinggal Diam, Bantuan Harus Masuk, Alam Harus Dipulihkan

Pemerintah Aceh

Sekda Minta Distanbun Percepat Serapan Anggaran dan Tingkatkan Kinerja Lapangan

Daerah

Jembatan Awe Geutah Ambruk, Wagub Aceh Tinjau Lokasi dan Minta Pembangunan Jalur Alternatif Dipercepat

Nasional

Kemenko Polkam Dorong Penyusunan Grand Design Pembangunan Aceh

Pemerintah Aceh

93.397 Anak Yatim dan Piatu di Aceh Segera Terima Bantuan Pendidikan Tahun 2025

Daerah

Pemerintah Aceh Komitmen Ciptakan Kebijakan Strategis untuk Dongkrak Ekonomi

Daerah

Ketua TP-PKK Aceh Antar Bantuan ke Gampong Kubu Bireuen yang Terisolasi Akibat Banjir

News

Bertemu Mendagri, Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh Bahas Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih