Home / Banda Aceh / Daerah

Selasa, 25 November 2025 - 13:23 WIB

Festival Gayain 2025 Resmi Dibuka, Tarian Kolosal Warnai Malam Budaya di Blang Padang

mm Redaksi

Tarian kolosal pelajar SD dan SMP membuka Festival Gayain 2025 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin malam (24/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Tarian kolosal pelajar SD dan SMP membuka Festival Gayain 2025 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin malam (24/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Festival Gerakan Kebudayaan Indonesia (Gayain) 2025 berlangsung meriah di Lapangan Blang Padang, Senin malam (24/11/2025). Sorotan lampu, dekorasi etnik, dan gemerlap malam menghadirkan suasana megah di setiap sudut arena festival budaya terbesar di ibu kota provinsi itu.

Gelaran yang bertujuan melestarikan dan menghidupkan kembali khazanah budaya Aceh tersebut dibuka dengan tarian kolosal yang dibawakan oleh puluhan pelajar SD dan SMP se-Kota Banda Aceh, hasil pembinaan dari program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Baca Juga :  Meurah Budiman : Kanwil Kemenkumham Aceh selalu siap membantu Notaris dalam menjalankan tugasnya

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah hadir mengenakan pakaian adat Aceh. Begitu pula dengan tamu kehormatan, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, yang tampil serasi dalam busana adat Aceh lengkap dengan atribut khasnya.

Acara pembukaan juga dihadiri para pejabat dari Kementerian Kebudayaan, unsur Forkopimda Aceh dan Banda Aceh, Sekda Kota Banda Aceh, tokoh adat, tokoh agama, budayawan, seniman, komunitas kreatif, pelaku UMKM, serta ribuan masyarakat.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Timur Gelar SIGODAM

Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena Banda Aceh dipercaya sebagai tuan rumah Gayain 2025. Menurutnya, penunjukan itu merupakan pengakuan nasional terhadap kekuatan budaya Aceh.

“Kepercayaan ini adalah kehormatan besar, bukan hanya bagi Pemerintah Kota Banda Aceh, tetapi seluruh masyarakat Aceh. Ini bukan sekadar agenda, melainkan pengakuan bahwa Aceh adalah daerah yang kuat dalam budaya, kokoh dalam identitas, dan kaya dalam sejarah,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Kantor Berita NOA.co.id Terima Penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Aceh

Ia juga menekankan bahwa Gayain bukan hanya festival hiburan, tetapi wadah pelestarian budaya. “Gayain menghadirkan ruang untuk menghidupkan kembali tradisi seperti Doda Idi, syair, tari, musik etnik, dan seni tutur yang menjadi warisan leluhur kita.”

Illiza menyampaikan kebanggaannya karena festival ini memberi panggung besar bagi generasi muda Aceh. “Mereka tampil bukan sekadar unjuk karya, tetapi membawa energi baru yang membuat budaya Aceh tetap relevan untuk masa depan.”

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Raih Penghargaan Menteri PDTT

Daerah

Penilaian KTL Pidie Jaya oleh Korlantas Polri dan Dirlantas Polda Aceh

Aceh Barat Daya

Usman IA Tegaskan Guru TPA Harus Punya Kualitas

Daerah

Musda II FPRMI Aceh 2026 Muhammad Saleh Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua FPRMI Aceh

Daerah

H Mukhlis Takabeya Bangun Mushalla SMK Negeri 1 Gandapura

Daerah

Rais Sandrea Penyanyi Muda dari Aceh

Daerah

Dukung Jurnalis Kompeten BSI dan PTPN III Selenggarakan UKW di Aceh

Daerah

Baliho Pasangan SABAR Di Rusak OTK