Home / Daerah / Pemerintah

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:21 WIB

Kata Pertamina terkait Bupati Aceh Singkil Minta Tambah Kuota BBM

mm Redaksi

Antrean sepeda motor membeli bahan bakar minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Singkil di Pulo Sarok, Aceh Singkil, Senin (1/12/2025). (Foto : Dede Rosadi /Serambi).

Antrean sepeda motor membeli bahan bakar minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Singkil di Pulo Sarok, Aceh Singkil, Senin (1/12/2025). (Foto : Dede Rosadi /Serambi).

Banda Aceh – Pasca bencana alam banjir besar yang merendam Kabupaten Aceh Singkil, berdampak terhadap sulitnya BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, meminta PT Pertamina untuk segera menambah pasokan BBM ke wilayahnya menyusul kelangkaan yang terjadi hampir dua pekan terakhir.

“Kita sudah meminta PT Pertamina Indonesia untuk menambah kuota BBM untuk Aceh Singkil. Kebutuhan masyarakat sangat besar,” kata Oyon disampaikan saat diwawancarai wartawan jelang kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di Lapangan Bandara Syekh Hamzah Fansyuri, Selasa (9/12).

Baca Juga :  Bupati Aceh Singkil Diminta Batalkan Bimtek Desa di Pulau Banyak

Menangapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan Sejak masa tanggap darurat diberlakukan, Pertamina telah mengaktifkan pola Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) untuk memastikan energi tetap hadir bagi masyarakat Aceh, termasuk wilayah Singkil yang menjadi salah satu jalur penghubung darat menuju sejumlah kabupaten lain.

“Skema ini juga didukung dengan pemetaan prioritas lembaga penyalur agar tidak terjadi kekosongan layanan di beberapa titik sekaligus,” Kata Fahrougi Andriani Sumampouw melalui Pesan Singkat kepada Kantot Berita NOA.co.id, Jumat, 12 Desember 2025.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil Kirim Bantuan Bencana Alam

Dia menjelaskan, Tim operasional Sumbagut melakukan pemantauan lapangan secara intensif bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan.

“Upaya percepatan distribusi juga dilakukan melalui alih suplai dari terminal terdekat, termasuk penyesuaian ritase mobil tangki untuk menjaga kelancaran suplai di wilayah yang terdampak curah hujan tinggi,” Ujarnya.

Fahrougi menyampaikan, Untuk informasi resmi mengenai layanan BBM dan LPG, masyarakat dapat menghubungi contact Pertamina 135.

Selama hampir dua pekan terakhir, antrean kendaraan di SPBU di Aceh Singkil terlihat mengular sejak pagi hingga malam hari.

Baca Juga :  Menko Polkam Apresiasi Kinerja KPK Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Beberapa SPBU bahkan kehabisan stok sebelum jadwal distribusi berikutnya tiba. Kondisi ini dikeluhkan pengendara, terutama nelayan, petani, dan warga yang baru memulai aktivitas pascabanjir.

Oyon juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM yang dapat memperparah kelangkaan.

“Jangan menimbun BBM. Ini salah satu pemicu kelangkaan. Minyak adalah kebutuhan prioritas masyarakat sehari-hari,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap tambahan pasokan dari Pertamina dapat segera direalisasikan untuk menstabilkan distribusi dan mengurangi antrean panjang di SPBU.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Irup HAB Kemenag ke-77

Nasional

Kunjungi Papua, Menko Polkam Dorong Peran Generasi Muda Jaga Stabilitas dan Persatuan Bangsa

Pemerintah

Pemerintah Aceh : Pentingnya Transparansi Pembagian Hasil Migas

Daerah

Haji Uma Pulangkan Remaja Aceh Laka Lantas di Tangerang

Daerah

Silaturahmi ke PWI, Polda Aceh Ajak Wartawan Kolaborasi Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional

Daerah

Tak Ada Kejelasan Ganti Rugi Lahan Tanah, Sejumlah Warga Hentikan Pengerjaan Proyek PT Waskita

Pemerintah

Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Dinsos Aceh Besar Gelar Baksos Pilar Sosial

Aceh Barat

Pemerintah Aceh Barat Salurkan ADG Rp10,4 Miliar untuk Gaji Aparatur Gampong