Home / Daerah / Peristiwa

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:35 WIB

Bantu Percepatan Pemulihan Provinsi Aceh, Haji Isam Kirim 16 Alat Berat

Farid Ismullah

Haji Isam mengirimkan 13 unit eskavator untuk membantu percepatan penanganan pasca bencana banjir di Aceh. (Foto : Istimewa)

Haji Isam mengirimkan 13 unit eskavator untuk membantu percepatan penanganan pasca bencana banjir di Aceh. (Foto : Istimewa)

Jakarta – PT Jhonlin Group pimpinan Andi Syamsuddin Arsyad atau biasa disapa Haji Isam mengirimkan 16 unit eskavator untuk membantu percepatan penanganan pasca bencana banjir di Aceh. PT Jhonlin Group juga mengirimkan 3 unit truk pengangkut guna mendukung proses normalisasi wilayah terdampak banjir di Aceh.

Jhonlin Group Peduli Aceh melakukan pengiriman 10 unit eskavator dan 3 unit truk pengangkut percepatan penanganan pasca bencana banjir dari Pelabuhan Kolinlamil (komando lintas laut militer) Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Selasa 23 Desember dan ditargetkan tiba di Aceh pada Jumat 26 Desember 2025.

Baca Juga :  TNI All-Out di Sumatra: Ribuan Personel, Puluhan Alutsista, dan Jembatan Darurat Dikerahkan

“Bantuan untuk percepatan pemulihan daerah terdampak bencana di Aceh segera membaik,” kata Haji Isam, dikutip Rabu 24 Desember 2025.

Sementara itu, perwakilan dari Jhonlin Group Fikri Pohan, menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang menimpa Aceh. Fikri Pohan berharap 16 unit alat barat dan 3 unit truk pengangkut dapat maksimal membantu percepatan penanganan bencana.

Baca Juga :  Penjelasan Perwakilan Kantor PBB di Indonesia terkait Aceh kirim dua surat ke Lambaga PBB

“Semoga Aceh segera pulih doa kami menyertai saudara kami menyertai saudara-saudara terdampak,” imbuh dia.

Diketahui, dampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra terus meluas.

Baca Juga :  Danrem Ali Imran Sebut Tak Ada Toleransi Anggota Terlibat Judol dan Narkoba

Melansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Selasa, 24 Desember 2025, pukul 11.15 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.106 jiwa.

Selain itu, 175 orang masih dinyatakan hilang, sementara sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka. Aceh sendiri menjadi salah satu wilayah yang cukup terdampak banjir dan longsor.

Share :

Baca Juga

Daerah

Buka Ruang Komunikasi Transparan dan Konstruktif, Forum Konsultasi Masyarakat Solusi Bangun Andalas Dorong Program CSR Tepat Guna Bagi Masyarakat

Aceh Barat

Gampong Leuhan Aceh Barat Raih Juara Pertama Gammawar Tingkat Provinsi

Aceh Barat

Peringatan HUT Bhayangkara ke -78, PUPR Aceh Barat Gelar Turnamen badminton beregu Antar instansi

Daerah

TP PKK Aceh Tinjau Pengungsian Korban Banjir Bandang di Meurah Dua, Fokus pada Kesehatan dan Trauma Healing

Daerah

Enam Bulan Tanpa Insentif, Aparat Desa di Kabupaten Simeulue Mengeluh

Daerah

Komisi VIII DPR RI Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Aceh sebagai Bencana Nasional, Sekda Paparkan Kerusakan 165 Ribu Rumah

Internasional

WNI Meninggal di Penjara Malaysia usai duel dengan Polisi

Daerah

Diduga Dianiaya, Guru Ngaji Lapor Tuha Peut Gampong Punti Bayu ke Polisi