Kuala Simpang — Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Subulussalam bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK Kabupaten Subulussalam melaksanakan bakti sosial dengan membersihkan sarana pendidikan di SMA Negeri 1 Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap dunia pendidikan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Kepala Cabdisdik Wilayah Subulussalam, Antoni Berampu, MPd, mengatakan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen ASN Pemerintah Aceh untuk membantu daerah terdampak bencana, khususnya sektor pendidikan.
“SMA Negeri 1 Bendahara menjadi sasaran utama pembersihan oleh Cabdisdik bersama MKKS SMA dan SMK Subulussalam,” ujar Antoni kepada media ini.
Ia menjelaskan, bakti sosial tersebut melibatkan ASN Cabdisdik serta seluruh pengurus MKKS SMA dan SMK yang secara langsung turun ke lokasi membawa berbagai peralatan, seperti cangkul, sekop, lori, dan perlengkapan lainnya untuk membersihkan sisa lumpur dan material pascabanjir.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Peugleh Sikula yang dicanangkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh, sebagai upaya membersihkan fasilitas pendidikan di daerah terdampak bencana hidrometeorologi.
“Program ini juga sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Aceh terkait relawan ASN tahap kedua yang ditugaskan ke wilayah terdampak bencana pada 3 hingga 4 Januari 2026,” jelas Antoni.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Aceh menugaskan Cabdisdik dan MKKS di masing-masing kabupaten/kota untuk melaksanakan bakti sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Antoni berharap, melalui kegiatan gotong royong ini, aktivitas belajar mengajar di SMA Negeri 1 Bendahara dapat kembali berjalan normal sesuai jadwal, yakni mulai 5 Januari 2026.
“Semoga musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pungkasnya.
Editor: Amiruddin. MK









