Home / Daerah / Pemerintah / Simeulue

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:32 WIB

Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penguatan Ekosistem Jagung Pakan Ternak

Argamsyah

Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penguatan Ekosistem Jagung Pakan Ternak. Foto:(Ist).

Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penguatan Ekosistem Jagung Pakan Ternak. Foto:(Ist).

Jakarta-  Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Komitmen tersebut diwujudkan lewat rapat koordinasi nasional yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, kemarin (7/2/2026).

Rapat koordinasi itu mempertemukan Polri dengan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara.

Forum lintas sektor ini dirancang untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir secara terintegrasi. Seluruh gugus tugas ketahanan pangan Polda se-Indonesia mengikuti kegiatan ini secara daring.

Baca Juga :  Karyawan Perumda Tirta Mountala Berikan Zakat Rp 381 Juta Melalui Baitul Mal Aceh Besar

Rapat dipimpin oleh Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Brigjen Langgeng menyebut rapat ini sebagai momentum evaluasi sekaligus konsolidasi strategi nasional ketahanan pangan.

“Pada tahun 2025 Indonesia berhasil tanpa impor jagung pakan ternak, dan capaian ini harus kita jaga bahkan kita tingkatkan,” ujar Brigjen Langgeng.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang konsisten dijalankan. Memasuki tahun 2026, Polri menargetkan penguatan sistem yang lebih berkelanjutan dan berpihak pada petani.

Baca Juga :  Jelang Peringatan HUT Ke-40, ASN Gotong Royong Bersihkan Kota Jantho 

Di sisi hulu produksi, persoalan permodalan masih menjadi tantangan utama bagi petani jagung. Polri kemudian mengambil peran sebagai fasilitator akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat.

Melalui kerja sama dengan Himbara, kelompok tani jagung difasilitasi untuk memperoleh pembiayaan perbankan secara legal dan terjangkau. Implementasi program ini telah berjalan di sejumlah wilayah, termasuk Nagreg dan Ciamis di Jawa Barat.

Di daerah tersebut, petani mendapatkan modal tanam untuk meningkatkan luas lahan dan produktivitas jagung. Senior Vice President BRI Danang Andi Wijanarko menyampaikan bahwa sektor pertanian menjadi fokus pembiayaan KUR tahun ini.

Baca Juga :  Gelar Upacara HUT Meulaboh ke-436, ini Pesan Pj Bupati

“BRI telah menyiapkan plafon Rp180 triliun untuk KUR Mikro di sektor pertanian, termasuk jagung,” kata Danang.

Selain mendukung modal, Polri juga memastikan petani tidak dirugikan saat panen raya. Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri berperan menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Langkah strategis yang ditempuh adalah menjalin kemitraan dengan Perum Bulog untuk penyerapan hasil panen.

Sumber: Humas Polres Simeulue.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Simpang Tujuh Ulee Kareng Amburadul, Pemko Banda Aceh Dinilai Abai

Daerah

Imigrasi Aceh Tetap Berikan Pelayanan Saat Mudik dan Lebaran 1446 H  

Pemerintah

KIP Pidie, Hari Ini Gelar Pembukaan Pleno Pemilu

Daerah

204 Calon Jama’ah Haji Pidie Jaya Berangkat Ke Tanah Suci

Aceh Barat

Pj Bupati Mahdi Kukuhkan Paskibra Aceh Barat

Daerah

Gubernur Aceh Mualem Tinjau Lokasi Banjir di Aceh Singkil dan Aceh Tamiang, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Cepat

Aceh Besar

FKUB Aceh Besar: Kehidupan Beragama di Aceh Besar Sangat Harmonis

Daerah

Pj Gubernur Safrizal berduka cita pelatih PON Gorontalo Wafat di Aceh