Home / Pemko Banda Aceh

Senin, 6 Juli 2026 - 20:20 WIB

Peringati Harganas 2026, Illiza: Keluarga Tangguh Kunci Bonus Demografi Indonesia

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal memimpin apel gabungan ASN Pemerintah Kota Banda Aceh yang dirangkai dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal memimpin apel gabungan ASN Pemerintah Kota Banda Aceh yang dirangkai dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Banda Aceh yang dirangkai dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, di halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (6/7/2026).

Apel rutin yang digelar setiap awal bulan tersebut diikuti seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Illiza membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN. Ia menegaskan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

“Hari Keluarga Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat agar keluarga menjadi tempat yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas,” ujar Illiza.

Menurutnya, keluarga saat ini menghadapi tantangan besar akibat perkembangan teknologi digital dan perubahan sosial yang begitu cepat. Karena itu, ketahanan keluarga menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Sampaikan Duka Atas Wafatnya Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia sedang menikmati bonus demografi yang dapat menjadi peluang besar untuk mendorong kemajuan bangsa. Namun, peluang itu hanya akan memberikan manfaat apabila didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Untuk mewujudkannya, terdapat tiga pilar utama pembangunan keluarga yang perlu diperkuat, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental.

Pada aspek kesehatan, pemerintah terus mendorong percepatan penurunan angka stunting melalui pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Sementara pendidikan karakter diharapkan dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Selain itu, keluarga juga diharapkan menjadi ruang yang mampu membangun ketahanan mental anak agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Pimpin Misi Kemanusiaan ke Gayo Lues, Salurkan Bantuan Korban Bencana
Ajak ASN Percepat Kinerja

Di luar peringatan Harganas, Wali Kota Illiza juga mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh bahwa saat ini telah memasuki semester kedua tahun anggaran 2026.

Menurutnya, berbagai program pembangunan telah berjalan dan mulai menunjukkan hasil. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sehingga seluruh ASN diminta meningkatkan kinerja dan mempercepat realisasi program.

“Semester kedua ini harus menjadi semester percepatan. Harapan masyarakat kepada pemerintah semakin besar sehingga kita harus bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih berkualitas,” tegasnya.

Illiza juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh tengah melakukan revitalisasi sejumlah kawasan strategis, di antaranya Taman Bustanussalatin, Taman Putroe Phang, serta kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman dan tertata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Terbitkan Surat Edaran WFO–WFH untuk ASN, Ini Aturannya

Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kota Banda Aceh juga terus memperkuat identitas kota sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam melalui berbagai program kolaboratif, salah satunya Dakwah Umum Kolaborasi.

Menurut Illiza, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari ulama, akademisi, tokoh masyarakat, media, dunia usaha, hingga keluarga.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta semangat kolaborasi.

“Saya berharap seluruh ASN menjadi bagian dari ikhtiar ini. Mari kita mulai dari diri sendiri, menjadi pribadi yang jujur, disiplin, ramah dalam melayani, bekerja penuh tanggung jawab, dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tutup Illiza.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Ketua TP PKK Banda Aceh Kunjungi Posyandu Lamlagang, Tekankan Peran Strategis Pelayanan Kesehatan Dasar

Pemko Banda Aceh

Kafilah Banda Aceh Raih Juara Dua MTQ Aceh ke-37, Disambut Hangat di Pendopo Wali Kota

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Lakukan Langkah Cepat Atasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga Pangan Akibat Banjir

Pemko Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Jemput Bola Rekam KTP-el Lansia Berkebutuhan Khusus

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Jeulingke

Daerah

Kafilah Banda Aceh Raih 23 Finalis di MTQ Aceh ke-37, Torehkan Peningkatan Prestasi

Kesehatan

RSUD Meuraxa Raih Penghargaan MUKISI Award di IHEX 2026

Internasional

Pemko Banda Aceh Gandeng Exzellenz Institut untuk Buka Peluang Pendidikan ke Jerman lewat Program Banda Aceh Akademi