Home / Aceh Barat Daya / Parlementaria

Senin, 6 Juli 2026 - 14:50 WIB

Sardiman Soroti Dapur Gizi RSUDTP, Dinilai Kotor dan Tak Penuhi Standar Rumah Sakit

mm Teuku Nizar

Pansus DPRK Aceh Barat Daya di RSUD Teungku Peukan. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Pansus DPRK Aceh Barat Daya di RSUD Teungku Peukan. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya – Ketua Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Barat Daya yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Sardiman, melontarkan kritik keras terhadap kondisi dapur gizi di RSUD Teungku Peukan.

Menurutnya, fasilitas yang menjadi pusat penyediaan makanan bagi pasien itu jauh dari standar kebersihan dan sanitasi rumah sakit.

Sardiman yang akrab disapa Tgk. Panyang itu menyampaikan penilaian tersebut saat tim Pansus melakukan peninjauan lapangan.

Ia mengaku menemukan berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien.

Baca Juga :  Satu-satunya Keuchik Ikut Aksi GAM, Yerli Yanda Setuju Jika Dana Desa Disisipkan untuk Dana Bencana Nasional 

“Ini bukan gambaran dapur rumah sakit. Kondisinya kotor, jorok, dan banyak kucing berkeliaran di dalam area dapur,” kata Sardiman, Senin (6/7/2026).

Politikus Partai Aceh yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat Daya itu mengatakan keberadaan hewan di area pengolahan makanan tidak boleh dianggap sepele.

Menurutnya, dapur rumah sakit harus menerapkan standar kebersihan yang ketat karena makanan untuk pasien dengan kondisi kesehatan yang berbeda-beda.

Selain menemukan ada kucing yang berkeliaran, Sardiman juga menyoroti banyaknya lalat yang terlihat di dalam ruangan dapur.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Longsor di Kayee Aceh

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi indikasi bahwa pengelolaan dapur belum berjalan sesuai standar sanitasi dan higiene.

“Banyaknya lalat menunjukkan ada persoalan dalam pengelolaan kebersihan. Dapur gizi rumah sakit semestinya steril dan memenuhi standar operasional,” ujarnya.

Sardiman menegaskan, dapur gizi memiliki peran penting dalam menunjang proses penyembuhan pasien.

Karena itu, kebersihan lingkungan, keamanan pangan, hingga pengawasan terhadap proses pengolahan makanan harus menjadi perhatian serius manajemen rumah sakit.

Ia meminta pihak RSUD Teungku Peukan segera melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap fasilitas dapur gizi agar pelayanan kepada pasien tidak terganggu.

Baca Juga :  Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Advokasi Dua Unit Ambulans untuk Gampong Lhong Raya dan Lamlagang

Menurutnya, temuan tersebut akan menjadi salah satu catatan penting dalam pembahasan LKPJ Bupati Aceh Barat Daya Tahun Anggaran 2025.

DPRK, kata dia, akan mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi dapur gizi sehingga memenuhi standar pelayanan kesehatan.

Hingga berita ini turun, pihak manajemen RSUD Teungku Peukan belum memberikan keterangan resmi terkait temuan Tim Pansus DPRK Aceh Barat Daya tersebut.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi guna mendapatkan penjelasan dan tanggapan dari pihak rumah sakit.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Tahun Pertama Pemerintahan Dr. Safaruddin–Zaman Akli, Abdya Terima 25 Ton Bibit Padi dari Pemerintah Pusat

Nasional

HT Ibrahim Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Narkoba ancaman serius bagi generasi muda

Parlementaria

Ketua DPRK Nagan Raya: Polri di Bawah Presiden Jamin Independensi dan Tingkatkan Pelayanan Publik!

Aceh Barat Daya

Melestarikan Budaya, TP PKK Padang Bak Jok Selenggarakan Lomba Adat

Parlementaria

DPRA Gandeng KPK Perkuat Pengawasan Anggaran dan Cegah Korupsi di Aceh

Aceh Barat Daya

Polres Nagan Raya Tahan Terduga Pelaku Penyalahgunaan Solar Bersubsidi

Aceh Barat Daya

Ziarah Makam Pahlawan Warnai HUT ke-80 Persit KCK

Aceh Barat Daya

Hingga Hari Ke-3 Pencarian, Pemerintah Abdya Belum Dirikan Dapur Umum