Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:12 WIB

Banda Aceh Percepat Penanganan Stunting Lewat Program Terpadu Gampong

mm Redaksi

Plt Kepala Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh Tiara Sutari AR, saat mendampingi Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal dalam Pertemuan dan Diskusi bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, terkait Pelibatan Perempuan dalam Upaya Penanggulangan Bencana Banjir di Aceh, pada Sabtu (10/1/2026). Foto Humas Banda Aceh

Plt Kepala Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh Tiara Sutari AR, saat mendampingi Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal dalam Pertemuan dan Diskusi bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, terkait Pelibatan Perempuan dalam Upaya Penanggulangan Bencana Banjir di Aceh, pada Sabtu (10/1/2026). Foto Humas Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus mempercepat penanganan stunting melalui program terpadu berbasis gampong dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat guna memastikan intervensi kesehatan dan gizi berjalan lebih efektif serta tepat sasaran.

Program tersebut difokuskan pada penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi keluarga, peningkatan sanitasi lingkungan, hingga pendampingan bagi keluarga berisiko stunting di tingkat gampong.

Seperti disampaikan Wali Kota Banda Aceh melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh Tiara Sutari AR.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah SPHP, Wali Kota Pantau Langsung Harga Pangan

Tiara mengatakan bahwa pendekatan berbasis gampong dinilai penting karena penanganan stunting membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat dan aparatur wilayah yang paling dekat dengan warga.

“Pemerintah kota terus memperkuat program terpadu di tingkat gampong agar penanganan stunting dapat dilakukan lebih cepat, menyeluruh, dan menyentuh langsung keluarga yang membutuhkan,” ujarnya, dikutip pada Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa melalui program tersebut, kader posyandu, tenaga kesehatan, aparatur gampong, dan pendamping keluarga bekerja bersama melakukan pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Jeulingke

“Selain itu, pemerintah juga memperkuat pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil serta memastikan keluarga memperoleh akses layanan kesehatan dasar secara rutin,” ungkapnya.

Di sisi lain, perbaikan sanitasi lingkungan dan penyediaan air bersih turut menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting karena kondisi lingkungan dinilai berpengaruh terhadap kesehatan anak.

“Kami menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program percepatan penurunan stunting, sehingga keterlibatan masyarakat terus didorong dalam setiap tahapan pelaksanaan program,” kata Tiara.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Jadi Laporan Pertama Diterima Tahun Ini

Pendataan dan pemantauan keluarga berisiko stunting juga dilakukan secara berkala agar intervensi yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan dan tepat sasaran.

“Melalui program terpadu berbasis gampong tersebut, Pemko Banda Aceh optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal pembangunan daerah di masa depan,” pungkasnya. (Adv)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Urus Segalanya dalam Satu Atap, MPP Banda Aceh Hadirkan 158 Layanan untuk Warga

Advetorial

Siapkan Generasi Unggul dan Kota Berbasis Talenta, BAA jadi Agenda Tahunan

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Tertibkan Bangunan di Jalan Lingkar Kampus UIN Ar-Raniry Rukoh

Daerah

BPJS Kesehatan Serahkan Bantuan Bencana dan Penghargaan Nasional kepada Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Buka Peukan Raya Ramadan 1447 H, Targetkan Perputaran Ekonomi Rp2 Miliar per Hari

Advetorial

Pemko Banda Aceh Salurkan 1.500 Paket Sembako Murah Jelang Idul Adha

Nasional

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri, Bahas Rakernas Ternate dan Penguatan Warisan Budaya

Pemko Banda Aceh

Sekda Banda Aceh Buka Sosialisasi SP4N-LAPOR! di UIN Ar-Raniry, Ajak Mahasiswa Berani Lapor