Home / Pendidikan

Sabtu, 22 November 2025 - 09:59 WIB

Buka Rakor BKK SMK 2025, Disdik Aceh Dorong SMK Ciptakan Lapangan Kerja

mm Redaksi

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, saat membuka Rapat Koordinasi Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Tahun 2025 di Banda Aceh, Jumat malam (21/11/2025). Foto: Dok. Dinas Pendidikan Aceh

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, saat membuka Rapat Koordinasi Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Tahun 2025 di Banda Aceh, Jumat malam (21/11/2025). Foto: Dok. Dinas Pendidikan Aceh

Banda Aceh — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Tahun 2025 yang digelar di Banda Aceh, Jumat malam (21/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan sektor ketenagakerjaan.

Dalam arahannya, Murthalamuddin menegaskan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam menurunkan angka pengangguran di Aceh. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan menjalankan fungsi utama SMK secara maksimal, termasuk membangun visi bisnis dan kemandirian sekolah.

Menurutnya, SMK tidak hanya berfokus pada pengajaran keterampilan teknis, tetapi juga harus mampu menghadirkan peluang usaha dan ruang praktik nyata bagi peserta didik.

Baca Juga :  BP3MI Aceh : USK diusulkan tempat seleksi bahasa bagi CPMI Asal aceh

Ia mencontohkan pengalaman kerja sama dengan berbagai perusahaan, termasuk perusahaan asal Malaysia, yang dinilainya dapat menjadi model bagi SMK di Aceh dalam membangun ekosistem ekonomi pendidikan yang saling menguatkan.

Murthalamuddin juga meminta para kepala sekolah untuk meninggalkan pola pikir lama dan mulai melihat SMK sebagai pusat produksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Ketika SMK mampu berdiri secara mandiri, sekolah tidak hanya mencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelatihan Digital Talent Scholarship Resmi Dibuka di SMA Negeri 2 Pulo Aceh pada Momen HGN dan HUT PGRI ke-80

Ia bahkan mendorong agar SMK mulai menghitung dan memetakan potensi internal, mulai dari jurusan, produk, mesin, hingga kompetensi guru, untuk kemudian dikoneksikan antar-SMK guna memperkuat jejaring ekonomi pendidikan.

Selain itu, Murthalamuddin menyampaikan gagasan kolaborasi lintas sekolah, baik antar-SMK maupun dengan SMA, untuk memperkuat rantai ekonomi berbasis pendidikan. Menurutnya, seluruh jurusan, seperti teknik pendingin, otomotif, hingga permesinan, harus mampu membaca potensi pasar yang bisa digarap secara bersama.

“Kita harus saling menghidupi, bukan saling menjatuhkan. Kolaborasi akan membuka peluang usaha dan ruang praktik yang lebih luas bagi siswa. Dengan saling mendukung, sekolah dapat membangun ekosistem yang mandiri dan produktif sesuai kebutuhan industri,” tegasnya.

Baca Juga :  HIPMI Aceh Kecam Fitnah Terhadap Mardani H Maming Terkait Kasus Dugaan Korupsi IUP Tanah Bumbu

Di akhir sambutannya, Murthalamuddin mengajak seluruh kepala SMK dan guru untuk segera memformulasikan langkah-langkah konkret dalam membuka ruang praktik yang luas bagi siswa, menciptakan pasar baru, serta memperkuat kerja sama lintas sektor.

“Ketika SMK hidup dan mandiri, maka kita semua juga akan hidup. Visi kita harus jelas, yakni SMK yang mampu menciptakan peluang kerja, bukan hanya mencari kerja,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam IM : Guru Merupakan ujung tombak dalam membentuk karakter Bangsa

Advetorial

Dinas Pendidikan Simeulue Sosialisasikan Platform Raport Pendidikan Jenjang SMP

Nasional

Dua Putri Asal Aceh Barat mengukir prestasi Sains Pelajar Se-Indonesia

Pendidikan

UIN Ar-Raniry Kerja Sama dengan UiTM Malaysia

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Sambut Program “Go to School” Bersama KPI Aceh

Pendidikan

Kadisdik Apresiasi Guru Penerima Beasiswa Tugas Belajar Pemerintah Aceh

Pendidikan

Guru Honorer SDN Kecamatan Pasie Raja Terima Penghargaan Hari Kartini di Istana Negara

Aceh Timur

MTSN 2 Aceh Timur Gelar Maulid Nabi Muhammad