Meulaboh — Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM, melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Bappeda Aceh Barat, Jumat (30/1/2026).
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus tindak lanjut hasil uji kompetensi dan evaluasi kinerja terhadap pejabat yang telah menduduki jabatan lebih dari lima tahun.
Sejumlah pejabat eselon II yang dilantik di antaranya Muhammad Isa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Syariat Islam kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah. Kurdi, dari jabatan Kepala Dinas PUPR, dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sementara Edy Juanda, dari Kepala DPMPTSP kini menjabat sebagai Kepala BPKD.
Selanjutnya, Bukhari yang sebelumnya menjabat Kepala DLH dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Keistimewaan Aceh. Abdurrani, dari Kaban Kesbangpol menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dodi Bima Saputra yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan kini dipercaya sebagai Kaban Kesbangpol.
Kemudian, Safrizal, dari Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat. Erniwati, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRK Aceh Barat, kini dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Sementara itu, Ifan Murdani, yang sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra, kini dilantik sebagai Kepala DPMPTSP. Abdullah dipercaya menjabat Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, sedangkan Mulyani dilantik sebagai Kepala Dinas P3AKB.
Selanjutnya, Erdian Mourny, dari Kepala Dinas Kominsa, dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dan Husensyah, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Syariat Islam.
Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan ini bertujuan membentuk tim kerja yang solid dan sefrekuensi dalam menjalankan program pembangunan daerah.
“Penyegaran ini penting agar kita memiliki tim yang kuat. Tahun 2026 ini kita harus lari kencang,” tegas Tarmizi.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini masih terdapat sejumlah jabatan struktural yang kosong. Untuk mengisi posisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan segera melaksanakan lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor: Amiruddin. MK










