Home / Advetorial / Banda Aceh / Kesehatan / Pemko Banda Aceh

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:22 WIB

Dinkes Gandeng Sekolah hingga Komunitas Perkuat Pencegahan HIV/AIDS di Banda Aceh

mm Redaksi

Kadinkes Banda Aceh, Wahyudi saat memantau langsung stan layanan kesehatan gratis. Foto: Dok. Istimewa

Kadinkes Banda Aceh, Wahyudi saat memantau langsung stan layanan kesehatan gratis. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, komunitas, hingga organisasi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan penanganan HIV/AIDS tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata. Karena itu, berbagai pihak dilibatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas jangkauan edukasi dan deteksi dini.

“Dinas Kesehatan terus membangun kolaborasi dengan rumah sakit dan puskesmas dalam layanan tes serta pengobatan HIV/AIDS. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan organisasi masyarakat,” kata Wahyudi, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga :  Tim Gabungan Polsek Baiturrahman Bekuk Pelaku Pencurian dengan Kekerasan

Menurutnya, kerja sama tersebut mencakup berbagai kegiatan, mulai dari edukasi, sosialisasi, skrining HIV, hingga pendampingan bagi orang dengan HIV (ODHIV).

Ilustrasi pencegahan HIV/AIDS. Foto: Dok. Istimewa

Kolaborasi dengan sekolah dan perguruan tinggi dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai HIV/AIDS, termasuk cara pencegahan dan pentingnya menghindari perilaku berisiko.

Sementara itu, keterlibatan komunitas dan organisasi masyarakat diharapkan mampu menjangkau kelompok-kelompok yang selama ini sulit mengakses informasi maupun layanan kesehatan.

Baca Juga :  Illiza Lantik 5 Pejabat Eselon II Pemko Banda Aceh, Tekankan Integritas dan Kinerja

Wahyudi menjelaskan, pendekatan kolaboratif juga menjadi salah satu strategi untuk mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV yang masih ditemukan di tengah masyarakat.

Menurutnya, stigma sering kali menjadi penghalang bagi seseorang untuk melakukan tes HIV maupun menjalani pengobatan secara rutin.

“Dengan keterlibatan berbagai pihak, kami berharap masyarakat semakin memahami HIV/AIDS sehingga stigma dapat berkurang dan kesadaran untuk melakukan deteksi dini semakin meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Kios di Fasilitas Umum Simpang Keudah

Selain memperkuat edukasi, kolaborasi lintas sektor juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan pengobatan dan pendampingan bagi ODHIV agar tidak putus terapi.

Dinas Kesehatan berharap sinergi yang dibangun bersama berbagai elemen masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus menekan laju penularan HIV/AIDS di Banda Aceh.

“Pengendalian HIV/AIDS membutuhkan peran bersama. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mencegah penularan,” kata Wahyudi. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Satgas Yonif 112/DJ Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Keliling Bagi Warga Papua

Advetorial

Kasus TBC Masih Tinggi, Banda Aceh Perkuat Sistem Kesehatan Lewat Program RSSH

Advetorial

Ramadhan Berilmu: DPKA Aceh Ajak Masyarakat Isi Waktu Puasa dengan Berkunjung ke Mall Baca

Advetorial

Lewat Pekan Tari Gunongan, Pengunjung Diajak Telusuri Taman Bermain Permaisuri

Pemko Banda Aceh

Dinkes Banda Aceh Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Pendampingan Rutin di Puskesmas

Advetorial

Pemko Banda Aceh Gelar Pangan Murah Jelang Iduladha, Paket Sembako Dijual Rp165 Ribu

Banda Aceh

SAFE Gen-A Tingkatkan Kesadaran P3K Siswa SMA Al-Athiyah

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan 11 PMKS dalam Waktu Kurang dari 24 Jam