Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan gampong. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, dalam perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan pembangunan gampong tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan peran masyarakat dalam pembangunan.
Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi faktor penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat gampong.
“Dalam pembangunan gampong, pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas, termasuk melalui keterlibatan aktif perempuan dalam penyusunan perencanaan pembangunan maupun pelaksanaan program dan kegiatan di gampong,” kata Ritasari.
Ia menjelaskan, pemberdayaan masyarakat diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan warga, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga peningkatan kapasitas keluarga.
Sejumlah program yang dijalankan di tingkat gampong antara lain kegiatan PKK, Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bina Keluarga Balita (BKB), pelatihan masyarakat, serta program percepatan penurunan stunting.
Ritasari menegaskan, pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan. Peran perempuan dinilai strategis karena berkaitan erat dengan kesehatan keluarga, pendidikan anak, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan keterlibatan perempuan dalam berbagai program pembangunan, pemerintah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Pemberdayaan masyarakat tidak bisa dilakukan secara parsial. Seluruh unsur masyarakat, termasuk perempuan, harus dilibatkan agar pembangunan gampong berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan gampong juga menjadi kunci untuk memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. (Adv)
Editor: Amiruddin. MK













