Home / Advetorial / Banda Aceh

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:17 WIB

DPMG Banda Aceh: Pemberdayaan Masyarakat Jadi Fondasi Pembangunan Gampong

mm Redaksi

Kegiatan menenun khas Aceh sebagai bentuk pemberdayaan perempuan. Foto: Dok. Istimewa

Kegiatan menenun khas Aceh sebagai bentuk pemberdayaan perempuan. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan gampong. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, dalam perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan pembangunan gampong tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan peran masyarakat dalam pembangunan.

Baca Juga :  Perempuan Banda Aceh Didorong Tampil sebagai Agen Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi faktor penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat gampong.

“Dalam pembangunan gampong, pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas, termasuk melalui keterlibatan aktif perempuan dalam penyusunan perencanaan pembangunan maupun pelaksanaan program dan kegiatan di gampong,” kata Ritasari.

Ia menjelaskan, pemberdayaan masyarakat diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan warga, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga peningkatan kapasitas keluarga.

Baca Juga :  Literasi Digital Jadi Kunci Cegah untuk Masyarakat Kritis dan Kreatif

Sejumlah program yang dijalankan di tingkat gampong antara lain kegiatan PKK, Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bina Keluarga Balita (BKB), pelatihan masyarakat, serta program percepatan penurunan stunting.

Ritasari menegaskan, pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan. Peran perempuan dinilai strategis karena berkaitan erat dengan kesehatan keluarga, pendidikan anak, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas Kebencanaan, Japan International Cooperation Agency Kunjungi Museum Tsunami Aceh

Dengan keterlibatan perempuan dalam berbagai program pembangunan, pemerintah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Pemberdayaan masyarakat tidak bisa dilakukan secara parsial. Seluruh unsur masyarakat, termasuk perempuan, harus dilibatkan agar pembangunan gampong berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan gampong juga menjadi kunci untuk memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

SPPG Lamjame Diapresiasi, Warga Rasakan Dampak Nyata Peningkatan Ekonomi

Advetorial

Wali Kota Banda Aceh Ajak Lestarikan Lingkungan dengan Tanam Pohon Multi fungsi
Kampung Wisata Putri Betung

Advetorial

Tradisi dan Alam di Kampung Wisata Putri Betung

Advetorial

Sebanyak 182 Orang Divaksin Covid-19 di Museum Aceh, Total Kini Capai 93.789

Banda Aceh

Ketua IPAU Banda Aceh Ajak Mahasiswa UIN Ar-Raniry Bangun Kepemimpinan Melalui Komunikasi Efektif

Advetorial

Ribuan Tenaga Kerja di Kota Banda Aceh Dapat Jaminan Kematian Dari Pemerintah

Advetorial

Pemberdayaan Masyarakat di Banda Aceh Diperkuat, Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Gampong

Advetorial

Gandeng Unimal, Perta Arun Gas Sosialisasikan Tiram Jumbo kepada Masyarakat Lingkungan