Home / Daerah / Hukrim / Pemerintah

Rabu, 29 Oktober 2025 - 22:04 WIB

Dukung Layanan Energi Publik di Aceh, KPK Serahkan Aset Rampasan Korupsi senilai Rp27,6 Kepada Pertamina

mm Redaksi

KPK dan Pertamina menandatangani berita acara serah terima Aset rampasan negara senilai Rp27,6 miliar dari perkara korupsi Dermaga Sabang, Jakarta, Selasa (28/10/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KPK).

KPK dan Pertamina menandatangani berita acara serah terima Aset rampasan negara senilai Rp27,6 miliar dari perkara korupsi Dermaga Sabang, Jakarta, Selasa (28/10/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KPK).

Jakarta – Aset rampasan negara senilai Rp27,6 miliar dari perkara korupsi Dermaga Sabang kini kembali memberi manfaat bagi masyarakat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan pengelolaan aset tersebut kepada PT Pertamina (Persero) agar dapat digunakan untuk mendukung layanan energi publik di Aceh.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, menegaskan bahwa langkah ini bukan semata pelaksanaan putusan pengadilan, tetapi bentuk nyata penerapan asas keadilan, kepastian hukum, dan kebermanfaatan.

“Hari ini kita melaksanakan asas ketiga. Sejatinya, korban tindak pidana korupsi adalah masyarakat, bukan hanya negara dalam bentuk lembaga,” ujar Mungki dalam keterangan resminya yang diterima Kantor Berita NOA.co.id, Rabu, 29 Oktober 2025.

Mungki menjelaskan, Langkah ini menegaskan bahwa penegakan hukum tidak berhenti pada vonis pengadilan, tetapi berlanjut pada pemulihan nilai keadilan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi Regional Antikorupsi, KPK Serahkan Kepemimpinan ASEAN-PAC ke MACC

“Aset rampasan yang diserahkan meliputi satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), satu Stasiun Pengisian Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), serta empat unit truk merek Hino, seluruhnya berlokasi di Provinsi Aceh,” Terangnya.

Ia menambahkan, keputusan untuk menyerahkan aset kepada Pertamina, bukan menjualnya, bertujuan agar fasilitas seperti SPBU dan SPBN tetap berfungsi melayani masyarakat Aceh.

“Hakim dan JPU sepakat, aset ini harus diserahkan ke Pertamina, karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 5118 K/Pid.Sus/2023 tanggal 3 November 2023, nilai aset yang diserahkan mencapai Rp27.667.278.000. Rinciannya terdiri atas SPBU seluas 2.064 meter persegi di Kota Banda Aceh (Rp12,09 miliar), SPBN di PPI Lampulo, Banda Aceh (Rp1,41 miliar), SPPBE seluas 7.560 meter persegi di Kabupaten Aceh Barat (Rp11,23 miliar), dan empat unit truk Hino (Rp2,92 miliar).

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Serahkan Langsung Bantuan kepada Korban Kebakaran

SVP Asset Management PT Pertamina, Teddy Kurniawan Gusti, menjelaskan bahwa aset tersebut akan dikelola dua anak perusahaan, yakni PT Pertamina Retail untuk SPBU dan SPBN, serta PT Pertamina Trading and Services untuk SPPBE dan truk operasional.

“Kami berkomitmen, seluruh aset akan dikelola secara transparan, profesional, dan berorientasi kepentingan publik,” ujar Teddy.

Menurutnya, pengelolaan ini bukan sekadar pemanfaatan barang rampasan, tetapi simbol pemulihan dari dampak korupsi. Pertamina akan menghidupkan kembali aset-aset tersebut untuk mendukung distribusi energi yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga :  Menkopolkam Dukung Pemberantasan Korupsi

KPK dan Pertamina telah menandatangani berita acara serah terima yang turut disaksikan jajaran pimpinan kedua institusi, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Retail, Zibali Hisbul, dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Trading and Services, Deni Febrianto.

“Kami berterima kasih atas dukungan serta kepercayaan KPK dan negara kepada kami. Aset-aset ini akan kami jaga dan operasionalkan sesuai undang-undang berlaku,” pungkas Teddy.

Penyerahan ini menjadi bukti kolaborasi antara lembaga penegak hukum dan BUMN dalam mengembalikan hasil tindak pidana korupsi untuk kemanfaatan publik. KPK dan Pertamina menunjukkan bahwa pemulihan aset negara bukan hanya simbol keadilan, tetapi juga langkah konkret untuk kesejahteraan rakyat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Kepala Staf Kepresidenan Minta Pemda Optimalkan Potensi Daerah untuk Dukung Program Strategis Nasional

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Kadis Persip Aceh Besar Hadiri Lauching Aplikasi Srikandi 

Hukrim

Penganiayaan Istri Hingga Tewas di Peukan Bada, Pelaku Reka 26 Adegan

Pemerintah

Pj Sekda Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Aceh 

Pemerintah

Penjabat Bupati Nagan Raya Peroleh Penghargaan APE dari PPPA-RI

Daerah

Ratusan Hektar Sawah di Nagan Raya Kekeringan, Nurchalis Minta Pemerintah Beri Solusi

Aceh Timur

Antisipasi Peredaran narkoba 24 Warga Lapas Kelas IIB Idi Jalani Tes Urine

Daerah

Ketua SPS Aceh Sambangi Markas PWI Aceh Besar