Aceh Barat Daya – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Ratna Sari Dewi Safaruddin, mendorong setiap desa memaksimalkan potensi lokal.
Potensi lokal tersebut untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ratna Sari Dewi menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Jumat (17/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau perkembangan budidaya ikan lele yang menjadi salah satu program unggulan desa.
Ratna Sari hadir bersama jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Abdya. Ketua TP PKK Desa Geulumpang Payong, Rida Kurniawati, Keuchik Khairuddin, serta aparatur desa menyambut kedatangan rombongan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ratna melihat langsung enam kolam budidaya lele yang kini menjadi sumber penguatan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, perkembangan budidaya lele di desa itu menunjukkan hasil yang menggembirakan.
“Kami datang dalam rangka pembinaan desa ketahanan pangan. Alhamdulillah, saya sangat senang melihat perkembangan yang luar biasa di bawah kepemimpinan Keuchik Khairuddin,” kata Ratna Sari.
Ia menjelaskan, budidaya lele di Geulumpang Payong berkembang pesat dalam waktu singkat. Jumlah kolam meningkat dari tiga menjadi enam unit.
Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, hasil panen juga mulai memasok kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Masyarakat ikut terlibat dan sangat antusias. Hasil panen bukan hanya dibeli warga, tetapi ke depan juga akan dipasarkan ke berbagai market di Abdya,” ujar Istri bupati Safaruddin itu.
Ratna menilai keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa lain dalam membangun ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik dan sumber daya yang berbeda sehingga program yang dikembangkan tidak harus sama.
“Geulumpang Payong bisa menjadi contoh, desa lain tidak harus mengembangkan budidaya lele, tetapi bisa mengoptimalkan potensi yang ada. Yang paling penting, program itu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Keuchik Geulumpang Payong, Khairuddin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Forikan Abdya beserta rombongan.
Katanya, mengatakan perhatian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk terus mengembangkan budidaya lele sebagai program unggulan.
“Kunjungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan budidaya lele dan memperkuat program ketahanan pangan di desa,” kata Khairuddin.
Sementara itu, Program budidaya lele di Desa Geulumpang Payong kini menjadi salah satu contoh pengembangan ketahanan pangan di tingkat desa.
Selain itu, pengembangan ketahanan pangan tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar














