Home / Advetorial / Banda Aceh

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:57 WIB

Harga Beras di Banda Aceh Tetap Stabil di Tengah Gejolak Pangan, Aktivitas Perdagangan Normal

mm Redaksi

Beras yang dijual di pasaran kota Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Beras yang dijual di pasaran kota Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Di tengah kenaikan sejumlah komoditas pangan menjelang Hari Raya Iduladha, harga beras di Kota Banda Aceh masih bertahan stabil. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi aktivitas perdagangan pangan karena beras merupakan komoditas utama yang paling banyak dibutuhkan masyarakat.

Pedagang beras di Pasar Al Mahirah, Fazil, mengatakan hingga saat ini belum terjadi perubahan harga yang signifikan untuk berbagai jenis beras yang dipasarkan. Beras medium dijual sekitar Rp210 ribu per sak ukuran 15 kilogram, sementara beras premium berkisar Rp220 ribu hingga Rp225 ribu per sak.

“Untuk beras premium masih di kisaran Rp220 ribu sampai Rp225 ribu per sak. Kalau eceran sekitar Rp25 ribu per bambu,” kata Fazil, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga :  MPU Banda Aceh Terima Kunjungan MUI Langkat Bahas Penguatan Penerapan Syariat Islam

Ia menjelaskan, beras super premium juga masih diperdagangkan dengan harga stabil, yakni Rp235 ribu hingga Rp240 ribu per sak ukuran 15 kilogram atau sekitar Rp27 ribu hingga Rp28 ribu per bambu untuk penjualan eceran. Menurutnya, perbedaan harga dipengaruhi kualitas beras, mulai dari tingkat kebersihan, aroma hingga tekstur nasi setelah dimasak.

Ilustrasi beras di pasar di pasar tradisional. Foto: Dok. Istimewa

Stabilnya harga beras turut menjaga kelancaran transaksi di pasar tradisional. Di saat harga cabai dan daging mengalami kenaikan akibat meningkatnya permintaan menjelang meugang, perdagangan beras tetap berjalan normal tanpa gejolak berarti.

Baca Juga :  Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh, 1.200 Paket Sembako Ludes Diburu Jelang Iduladha

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, mengatakan berdasarkan pemantauan harga kebutuhan pokok per 25 Mei 2026, seluruh komoditas beras masih berada pada level yang relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya. Beras medium SPHP Bulog tercatat bertahan di harga Rp13.100 per kilogram, beras medium Rp14.400 per kilogram, dan beras premium Rp15.700 per kilogram.

“Untuk komoditas beras tidak ada perubahan harga yang signifikan. Ketersediaan pasokan masih mencukupi sehingga harga tetap terjaga,” ujar Bukhari.

Baca Juga :  155 Hari Pelaksanaan Vaksinasi Massal Tahap Kedua, Sebanyak 94.023 Orang Dilaporkan telah Divaksin Covid-19

Menurutnya, stabilitas harga beras menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat karena beras merupakan kebutuhan pokok utama rumah tangga. Kondisi tersebut juga membantu menjaga stabilitas perdagangan pangan di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang Iduladha.

Sementara sejumlah komoditas lain seperti cabai merah keriting, cabai rawit hijau, dan cabai rawit merah mengalami lonjakan harga cukup tinggi, perdagangan beras di Banda Aceh masih menunjukkan tren yang stabil. Situasi ini diharapkan dapat terus terjaga melalui ketersediaan pasokan yang memadai dan distribusi yang lancar ke pasar-pasar tradisional. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pustakawan Dituntut Jadi Agen Perubahan di Era Digital

Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Tegaskan Pelayanan Adil dan Profesional bagi WNI dan WNA

Advetorial

Kenali Adat Istiadat Seputar Kenduri Blang Menurut MAA Aceh

Advetorial

Pemerintah Tegaskan Komitmen dan Tanggung Jawab Perusahaan terhadap Tenaga Kerja

Banda Aceh

Kasus Influenza A Melonjak, Ruang Rawat RSUD Penuh

Advetorial

Menparekraf Umumkan 500 Besar Desa Wisata ADWI 2022, 14 di Antaranya dari Aceh

Banda Aceh

Polda Aceh Bagikan Ratusan Kilogram Kurma Bantuan Kapolda untuk Masyarakat di Banda Aceh dan Aceh Besar

Advetorial

Pemko Banda Aceh Perkuat Perang Melawan AIDS dan TBC, Keuchik Gampong Turut Dilibatkan