Home / Ekbis

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:43 WIB

Indonesia Bakal Punya Pabrik Penghasil 60 Ton Emas Murni

mm Redaksi

Smelter kedua PT Freeport Indonesia siap beroperasi Juni 2024. (Foto: noa.co.id)

Smelter kedua PT Freeport Indonesia siap beroperasi Juni 2024. (Foto: noa.co.id)

Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengatakan Indonesia akan mempunyai pabrik single line penghasil 60 ton emas murni dan 400 ribu ton katoda tembaga.

Saat ini, pabrik tersebut merupakan milik PT Freeport Indonesia (PTFI). 51 persen sahamnya telah dikuasai Indonesia melalui Holding BUMN Pertambangan, MIND ID.

Pabrik yang bakal beroperasi bulan depan ini masih dalam tahap uji coba (commissioning) di Wilayah Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur.

Baca Juga :  Aktivis HAM: Tak Sulit Bagi Polisi Ungkap Mafia Penyelundupan Pekerja Migran ke Malaysia  

“Mulai 1 Juli ke depan, pabrik Freeport akan mengolah konsentrat tembaga dari Timika di Gresik. Dalam satu tahun, pabrik ini akan menghasilkan 60 ton emas murni, 400 ribu ton katoda tembaga, dan berbagai produk turunan lainnya,” kata Bahlil dalam kuliah umum yang digelar di Universitas Islam As Syafi’iyah, Bekasi, beberapa waktu lalu, Selasa, 18 Juni 2024.

Baca Juga :  Pabrik Semen Diharapkan Dibangun Kembali di Pidie

Nilai investasi mencapai 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 48 triliun. Bahlil memperkirakan pabrik tersebut mulai beroperasi pada awal Juli tahun ini.

Nantinya, tak hanya di Gresik, Jawa Timur, Freeport Indonesia juga diminta untuk membangun smelter di Timika, Papua, dekat dengan lokasi tambang Freeport di Tembagapura.

Permintaan pembangunan smelter baru di Timika itu seiring dengan rencana pemerintah yang akan menambah jumlah saham di PTFI yang saat ini 51 persen, naik menjadi 61 persen pada tahun 2041 mendatang.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Apresiasi Kerjasama Pendidikan Kedokteran Hewan Indonesia - Jepang

Bahlil menilai, pembangunan smelter dan proses divestasi saham Freeport merupakan bagian dari program hilirisasi pemerintah, yang merupakan salah satu strategi investasi yang dilakukan oleh negara untuk menciptakan lapangan pekerjaan di masa mendatang.

Penulis: Hidayat S

Editor: Gito Rolis

Share :

Baca Juga

Daerah

Rencana kenaikan HET Minyak goreng bersubsidi

Ekbis

Menkeu Sri Mulyani Diminta Evaluasi Dirjen Bea Cukai

Ekbis

Kolaborasi BUMN Diperkuat, BSI Aceh Sambut Anggota Komisi VI DPR RI

Ekbis

BSI dan BI Aceh Bahas Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah di Aceh

Ekbis

Perkuat Transaksi Ritel UMKM, BSI Aceh Optimalkan Ekosistem Pasar

Ekbis

Komdigi RI Gandeng Pemko Banda Aceh Hadirkan Garuda Spark Innovation Hub 2026

Daerah

BSI Optimalkan Seluruh Layanan, Dukung Kelancaran Transaksi Finansial PON XXI 2024

Ekbis

Jangan Salah Beli Kurma Israel, Kenali 6 Cirinya