Home / Parlementaria

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kader Posyandu dan KWT Kuta Alam Sampaikan Aspirasi Peningkatan Honor serta Dukungan Ketahanan Pangan

mm Redaksi

Farid Nyak Umar bersama kader Posyandu, anggota KWT, serta perwakilan Dinas Kesehatan dan Dinas P2KP Kota Banda Aceh dalam kegiatan reses DPRK Banda Aceh, Kamis (2/7/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Farid Nyak Umar bersama kader Posyandu, anggota KWT, serta perwakilan Dinas Kesehatan dan Dinas P2KP Kota Banda Aceh dalam kegiatan reses DPRK Banda Aceh, Kamis (2/7/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, ST, menggelar kegiatan Reses bersama kader Posyandu se-Kecamatan Kuta Alam dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di Aula Bapelkes Aceh, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dari kalangan perempuan serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Kelautan (P2KP) Kota Banda Aceh.

Dalam forum reses tersebut, para kader Posyandu menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait peningkatan honor yang selama ini diberikan Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan.

Mereka menyampaikan bahwa tugas kader Posyandu semakin luas, mulai dari memberikan edukasi kesehatan, melakukan pencatatan, deteksi dini masalah kesehatan, hingga menggerakkan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan keluarga.

Baca Juga :  DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

“Kami berharap honor yang diberikan dapat ditingkatkan. Selama ini kami aktif turun langsung ke masyarakat, namun honor yang diterima belum sebanding dengan tanggung jawab dan beban kerja yang dilakukan,” ujar Asiah, salah seorang kader Posyandu Gampong Laksana.

Selain kader Posyandu, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Gampong Kuta Alam juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan dukungan pemerintah terhadap program ketahanan pangan keluarga.

Perwakilan KWT, Sumarni, berharap adanya tambahan bantuan berupa bibit tanaman, sayuran, buah-buahan, serta kebutuhan pendukung lainnya untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan, tanaman obat keluarga (Toga), dan budidaya pangan rumah tangga.

“Kami ingin adanya tambahan bantuan agar program ketahanan pangan keluarga dapat berjalan lebih maksimal. Dengan dukungan pemerintah, KWT dapat memperkuat kemandirian pangan di tingkat gampong,” katanya.

Baca Juga :  Terima Audiensi Pengurus PWI Aceh, Ini Pesan Ketua DPRA

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menyampaikan apresiasi atas peran aktif kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, kader Posyandu memiliki kontribusi besar dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan kesehatan, terutama pencegahan stunting dan pemantauan tumbuh kembang anak.

“Kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Mereka menjadi penghubung antara masyarakat dengan tenaga kesehatan profesional, sehingga sangat wajar jika ada perhatian lebih terhadap peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Farid.

Terkait aspirasi KWT, Farid menilai kelompok tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia mengatakan, melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), KWT mampu mendorong pemanfaatan lahan rumah tangga sekaligus menjaga kearifan lokal dalam bidang pertanian.

Baca Juga :  Zulkarnain: Trafo RSUDTP Diduga Tak Pernah Dirawat

“Peran ibu-ibu KWT sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga. DPRK Banda Aceh akan mendorong Pemerintah Kota melalui Dinas P2KP untuk terus memperkuat dukungan kepada kelompok-kelompok tani perempuan,” jelasnya.

Farid berharap aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Nurjannah, SKM, MKM, Kabid Pertanian dan Peternakan Dinas P2KP Gunawan Suwarjana, S.TP, MP, Penyuluh Pertanian Banda Aceh Bustami, SP, MP, serta penyuluh pertanian Kecamatan Kuta Alam.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

40 Anggota DPRK Aceh Besar Dilantik

Daerah

Firman Soebagyo Pastikan Revisi UUPA Tetap Dijalur Helsinki

Parlementaria

DPRA Bentuk Satgas Khusus Kawal Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Aceh Barat Daya

Dedi Syahputra Soroti Temuan Berulang di RSUD Teungku Peukan

Parlementaria

Kunjungan Wisatawan Meningkat, Anggota DPRA : Semoga Mampu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Parlementaria

DPRA Minta Pemerintah Aceh Percepat Pembangunan Jalan Lintas Jantho-Lamno

Parlementaria

Ketua DPRA Zulfadli Bacakan Teks Proklamasi di HUT ke-80

Parlementaria

DPR Aceh Serahkan 7 Nama Komisioner KIP Aceh ke KPU Pusat