Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 20 Oktober 2022 - 21:45 WIB

Mahdi Efendi Buka Temu Dialog Isu Aktual di Aceh

mm Redaksi

NOA | Meulaboh – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs. Mahdi Efendi, membuka pertemuan dengan tajuk Dialog Isu Aktual di Aceh Angkatan ke V tahun 2022, yang di inisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Aceh bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Aceh Barat, Kamis (20/10/2022).

Dialog yang digelar di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat tersebut, dihadiri oleh Plh.Kepala Badan Kesbangpol Aceh diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Aceh, Dedy Adrian, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad MA, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Barat, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Barat, dan para undangan lainnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat Sambut Kedatangan Pj Gubernur Aceh

Dalam sambutannya, Pj Bupati Aceh Barat yang juga masih menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi, mengapresiasi Badan Kesbangpol Aceh bersama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Aceh Barat, yang telah menggelar dialog isu aktual Aceh Angkatan ke V tahun 2022 ini di Kabupaten Aceh Barat.

Ia mengatakan forum ini merupakan sarana bagi semua pemangku kepentingan untuk berdialog dalam upaya melakukan pencegahan potensi konflik terhadap berbagai isu aktual yang berkembang, sehingga dapat menciptakan suasana kondusitv, tertib dan aman khususnya di Kabupaten Aceh Barat.

Baca Juga :  PMI Aceh Barat Masa Bakti 2023-2028 Dilantik

“Dengan terciptanya stabilitas, rasa aman dan damai, serta suasana yang kondusif, maka program pembangunan daerah bisa dilaksanakan secara maksimal,” tambah Mahdi.
Menurutnya, salah satu isu aktual yang mengemuka saat ini adalah momentum Pemilu dan Pilkada yang akan digelar tahun 2024 mendatang.

“Isu tersebut juga menjadi salah satu poin dari 8 isu utama yang menjadi fokus Pemerintah Aceh saat ini,” tutur Mahdi Efendi.
Untuk itu, peranan masyarakat dan Pemerintah khususnya melalui Badan Kesbangpol diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024, agar berjalan sesuai harapan, dengan kepekaan dan sensitifitas dalam melakukan deteksi dini, terhadap setiap permasalahan yang berpotensi memunculkan konflik sehingga harmonisasi kehidupan masyarakat tetap terjaga.

Baca Juga :  Drs. Mahdi Efendi Instruksikan Jajarannya Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Di bagian lain, Mahdi juga mengajak semua kalangan untuk mengantisipasi beragam isu aktual lainnya yang berpotensi menimbulkan konflik, seperti persoalan lahan dan batas daerah, peredaran narkoba, hingga penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang dapat menyebabkan munculnya gesekan di masyarakat pintanya.

“Untuk ini kita berharap adanya peran aktif dari masyarakat dan kelembagaan seperti FKDM, FKUB dan FPK, serta forum kemasyarakatan lainnya, dalam melakukan deteksi dan pencegahan dini terhadap konflik yang dapat mempengaruhi keamanan dan ketentraman masyarakat. Berbagai upaya yang kita lakukan harus bertujuan untuk penguatan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan” tutup Mahdi.

Share :

Baca Juga

Internasional

KJRI Songkhla : 18 Nelayan Aceh dalam keadaan Sehat dan diperlakukan baik oleh Aparat Thailand

Pemerintah

Ketua Komisi VI DPRA Ajak Da’i Aceh Aktif Berdakwah di Medsos

Nasional

79 RUU tentang Kabupaten/Kota Resmi Diundangkan, Mendagri Apresiasi Kinerja DPR RI dan DPD RI

Aceh Barat

Wakili Pj Bupati Aceh Barat, Sekda Marhaban Hadiri RoadShow Bus KPK, HARKODIA dan Pekan Raya UMKM Aceh

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Gelar Open House di Rumah Pribadi Cot Nambak

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan ke Pulo Aceh, 922 KPM Terima Bantuan Beras Cadangan

Aceh Besar

Aceh Besar Tetap Siaga Jaga Inflasi Daerah

Internasional

UNDP Indonesia Sambut Sara Ferrer Olivella sebagai Kepala Perwakilan Baru