Home / Aceh Barat / Pendidikan

Kamis, 3 September 2026 - 18:49 WIB

MPD Aceh Barat Gelar Workshop Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dayah

mm Redaksi

Ketua MPD Kabupaten Aceh Barat Drs. Adami Umar, M.Pd. saat membuka Workshop Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Dayah Salafiyah dan Diniyah di Aula Cabdin Aceh Barat, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ketua MPD Kabupaten Aceh Barat Drs. Adami Umar, M.Pd. saat membuka Workshop Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Dayah Salafiyah dan Diniyah di Aula Cabdin Aceh Barat, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Barat menggelar Workshop Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Dayah Salafiyah dan Diniyah Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026.

Ketua MPD Kabupaten Aceh Barat, Drs. Adami Umar, M.Pd mengatakan, workshop peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan tersebut dilaksanakan selama dua hari dari 2 hingga 3 September dan diikuti oleh 40 perwakilan dayah. Yang berlangsung di Aula Cabdin.

“Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari unsur ulama, pengelola akreditasi dayah dan Kementerian Agama untuk memberikan penguatan kepada peserta, baik melalui penyampaian materi maupun diskusi serta praktik,” kata Adami, Kamis (3/9/2026).

Dikatakan Adami, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan misi Bupati Aceh Barat pada bidang pengembangan dan penguatan dayah sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan pendidikan dan SDM di Aceh Barat.

Baca Juga :  Dekranasda Aceh Tinjau UMKM Eceng Gondok dan Kain Kasab di Aceh Barat

“Melalui peningkatan kapasitas manajerial, mutu, akreditasi dan legalitas kelembagaan, kita mendorong terciptanya tata kelola dayah yang semakin baik serta memperkuat sinergi dengan Pemkab Aceh Barat dan dinas terkait dalam pengembangan dayah,” katanya.

Adami menyebutkan bahwa, peningkatan mutu dayah merupakan bagian penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berilmu, berakhlak dan memiliki daya saing. Dan dayah memiliki posisi strategis dalam pendidikan masyarakat Aceh.

“Karena itu, peningkatan mutu tidak hanya menyangkut proses pembelajaran, tetapi juga bagaimana dayah dikelola secara profesional, memiliki administrasi yang tertib, memenuhi standar mutu, serta mampu mengikuti perkembangan kebutuhan pendidikan,” katanya.

Pemateri pertama pada workshop tersebut yaitu Ketua PW HUDA Aceh Barat, Abu Abdurrahman Amin yang menyampaikan materi terkait kepemimpinan dan strategi pengelolaan dayah salafiyah, pengalaman, tantangan dan solusi.

Baca Juga :  Buka Rakor BKK SMK 2025, Disdik Aceh Dorong SMK Ciptakan Lapangan Kerja

“Pokok pembahasan diarahkan pada pentingnya kepemimpinan yang kuat dalam mengelola dayah Salafiyah, termasuk bagaimana menghadapi berbagai tantangan pengelolaan lembaga serta mencari solusi berdasarkan pengalaman dan kondisi riil dayah,” ujar Adami.

Kemudian kata Adami, pemateri kedua adalah Ketua Majelis Akreditasi Dayah Aceh, Tgk. Marbawi Yusuf, SH dengan tema yaitu tahapan proses jaminan mutu pendidikan dayah berbasis akreditasi.

“Tidak berhenti pada penyampaian materi, peserta juga mengikuti diskusi dan praktik mengisi serta melengkapi bahan-bahan yang dibutuhkan oleh sistem penjaminan mutu pendidikan dayah. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat memahami sekaligus mempraktikkan proses persiapan dokumen yang diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Kunjungi Pesantren Sulaimaniyah, Bahas Khitan Massal Gratis 1.500 Anak

Selanjutnya pada hari kedua kata Adami, para peserta mendapatkan materi terkait legalitas dan pengakuan satuan pendidikan formal pada pondok pesantren yang disampaikan oleh Dr. H. Muntasyir, S.Ag., M.A Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh.

“Kita ingin dayah di Aceh Barat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam. Penguatan manajemen, mutu dan akreditasi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman, tradisi keilmuan dan karakter yang menjadi kekuatan dayah,” kata Adami.

Selain itu Adami juga berharap agar para peserta dapat menerapkan hasil workshop tersebut di lembaga masing-masing. Dan akreditasi hendaknya tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan administrasi, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Serius Atasi Gangguan Sinyal Telekomunikasi

Pendidikan

Kadisdik Aceh Harap Lulusan SMAN 7 jadi Generasi Sukses

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Verifikasi 687 Rumah Tidak Layak Huni, Tentukan Skala Prioritas Bantuan RTLH

Aceh Barat

Buka Raker MAA Kabupaten Aceh Barat, Ini Harapan Sekda

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat, Azwardi, Pantau TPS Usai Nyoblos di TPS 003 Gampong Drien Rampak

Aceh Barat

Bupati Kick Off Meeting Penyusunan RPJMD Teknokratik Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025-2029

Aceh Barat

Sekda Marhaban Kukuhkan Desa Napai Sebagai Kampung Siaga Bencana

Pendidikan

Karo SDM Polda Aceh Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Syiah Kuala