Home / Ekbis / Pemerintah Aceh

Rabu, 12 November 2025 - 07:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 100 Persen Mulai Berlaku di Aceh, Warga Diminta Segera Manfaatkan

mm Redaksi

Kepala BPKA Aceh, Reza Saputra, STTP, M.Si, menyampaikan keterangan pers terkait pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Kepala BPKA Aceh, Reza Saputra, STTP, M.Si, menyampaikan keterangan pers terkait pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali mengeluarkan kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 100 persen berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 25 Tahun 2025 tentang Pembebasan Pajak atas Kendaraan Bermotor.

Kebijakan ini mulai berlaku pada 12 November 2025 dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh wajib pajak di Aceh.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA), Reza Saputra, STTP, M.Si, dalam siaran persnya, Selasa (11/11/2025) di Banda Aceh, mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut.

Menurutnya, program ini menjadi peluang bagi pemilik kendaraan yang pajaknya telah lama mati untuk mengaktifkan kembali pajaknya tanpa dikenakan denda.

Baca Juga :  Bata Tutup Setelah 93 Tahun Beroperasi di Indonesia

“Wajib pajak cukup membayar pokok pajak dan asuransi kendaraan bermotor untuk tahun berjalan saja. Bawa dokumen seperti STNK dan KTP atau Kartu Keluarga ke kantor Samsat terdekat. Jika masa berlaku STNK lima tahun juga sudah habis, bisa langsung diperpanjang di tempat,” jelas Reza.

Ia menegaskan, selama masa pemutihan, wajib pajak dibebaskan dari seluruh tunggakan denda, sanksi administrasi, dan pajak progresif, termasuk bagi kendaraan baru.

Namun, pembebasan ini tidak berlaku bagi kendaraan yang akan dimutasi ke luar Aceh atau dari pelat BL ke non-BL.

Baca Juga :  Biro PBJ Setda Aceh Gandeng Bank BTN Sosialisasikan Pembiayaan Kredit Rumah untuk Pegawai

Pelayanan pemutihan dapat dilakukan di seluruh Kantor Samsat di wilayah Aceh, serta melalui layanan unggulan seperti Samsat Keliling, Samsat Drive Thru, Samsat di Mal Pelayanan Publik, Samsat Jempol, dan Samsat Gampong.

Reza menyampaikan, kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Program ini bertujuan membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi lesu, agar bisa menghidupkan kembali pajak kendaraannya tanpa denda. Namun, ini hanya bersifat sementara dan tidak bisa menjadi solusi jangka panjang,” ujar Reza.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Resmikan Gedung Baru Dinas Perkim Aceh, Minta ASN Kerja Lebih Baik

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk rutin membayar pajak karena pajak kendaraan bermotor menjadi sumber pendapatan utama daerah.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan dan jembatan, serta fasilitas sosial dan publik di seluruh Aceh.

“Kesadaran masyarakat membayar pajak sangat penting untuk membiayai berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan publik,” tutup Reza.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Pj Gubernur Safrizal: Tetap Semangat Persiraja, Insya Allah Menang di Pertandingan Selanjutnya

Kesehatan

Sekda Aceh Terima MER-C, Perkuat Kolaborasi Penanganan Dampak Bencana

Pemerintah Aceh

M. Nasir Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Dorong Pembangunan Tangguh dan Sinergi Pusat-Daerah

Pemerintah Aceh

Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Penyempurnaan Qanun Dayah Pidie Jaya

Daerah

91% BSI Regional Aceh Sudah Beroperasi Terbatas, Wilayah Medan Dan Sumatera Barat Normal 100%

Pemerintah Aceh

Istri Gubernur Aceh Berikan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Kurir Paket Korban Pembunuhan di Aceh Timur 

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Resmikan Portal Parkir Pasar Induk Lambaro, Arus Lalu Lintas Lebih Tertib

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Sapa Pemudik di KMP Aceh Hebat 2, Total 650 Tiket Gratis Disiapkan ke Sabang