Home / Aceh Besar / Nasional / Pemerintah

Senin, 13 Januari 2025 - 19:47 WIB

Pj Bupati Aceh Besar Dampingi Fadli Zon Saat Kuliah Umum di ISBI Aceh

mm Redaksi

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, S.STP, MM menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat tiba di di Kampus ISBI Aceh, Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (13/1/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, S.STP, MM menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat tiba di di Kampus ISBI Aceh, Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (13/1/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, ikut mendampingi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, saat memberikan Kuliah Umum di Kampus Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (13/1/2025).

Kegiatan tersebut turut diwarnai dengan peluncuran buku Menggapai Mentari karya Rektor ISBI Aceh yang ditandai dengan penabuhan beduk bersama, penyerahan cinderamata berupa lukisan dan gambar karya mahasiswa ISBI Aceh, serta pemberian plakat kepada Menteri Kebudayaan RI.

Tidak hanya itu, Menteri Fadli Zon juga menyerahkan buku karyanya kepada Rektor ISBI Aceh dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Almuniza Kamal.

Pada kesempatan itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan apresiasinya terhadap kekayaan budaya Aceh yang memiliki peran penting dalam peradaban Islam di Indonesia. Ia juga menyoroti pengakuan dunia terhadap Tari Saman yang telah diakui UNESCO sejak 2011.

Baca Juga :  Mendagri Tekankan Pentingnya Membangun Hubungan Baik antara Polri dengan Pemda

“Aceh memiliki warisan budaya yang sangat kaya. Ini bukan hanya kebanggaan lokal, tapi juga bagian dari peradaban dunia. Budaya adalah soft power yang mampu memengaruhi dunia, sebagaimana Korea dengan K-Pop dan Jepang dengan kulinernya. Indonesia juga harus mengoptimalkan kekuatan budaya secara terarah dan sistematis,” ujarnya.

Menbud RI menegaskan, Kementerian Kebudayaan yang baru berdiri hampir tiga bulan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk ISBI Aceh, untuk mengembangkan budaya lokal agar lebih representatif, khususnya bagi generasi muda.

“Kami siap bersinergi. Narasi budaya harus hidup, literasi budaya harus berkembang, dan edukasi budaya harus dinamis. Ini amanat UUD 1945 Pasal 32 Ayat 1 yang harus kita jalankan bersama,” terangnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA, MSi, melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung pengembangan seni dan budaya.

Baca Juga :  Buka Bimtek PSM Tingkat Dasar, Ini Harapan Kadinsos Aceh Besar

“Warisan budaya Aceh bukan hanya identitas, tetapi juga modal penting untuk kemajuan daerah di tengah globalisasi. Kami berkomitmen mendukung program kebudayaan melalui sinergi dengan lembaga pendidikan seni dan budaya,” ujar Almuniza.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mempromosikan budaya Aceh ke tingkat internasional.

“Melalui digitalisasi seni tradisional, pembuatan film dokumenter, hingga pengembangan aplikasi edukasi berbasis budaya, kita dapat membawa budaya Aceh lebih dikenal dunia,” tambahnya.

Selain itu, Rektor ISBI Aceh, Prof Dr Wildan MPd mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap ISBI Aceh.

“Kampus ini berdiri di atas lahan 30 hektar yang dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Namun, infrastruktur yang kami miliki masih sangat terbatas. Kami berharap ada dukungan lebih lanjut untuk pengembangan fasilitas kampus,” kata Prof Wildan.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Pantau Langsung Pasar Murah Terakhir di Gampong Lam Hasan 

Ia juga mengusulkan beberapa program strategis, seperti pembangunan Kampung Budaya di Jantho dan penyediaan beasiswa khusus bagi seniman dan budayawan Aceh.

“ISBI Aceh siap mendukung kebijakan Kementerian Kebudayaan dan menjadi penyelenggara event nasional di Aceh. Kami percaya, dengan dukungan penuh, seni dan budaya Aceh akan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Gunawan, anggota DPR RI Nasir Jamil, Wakil Gubernur Aceh terpilih Fadlullah, Wakil Bupati Aceh Besar terpilih Syukri A Jalil, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Besar dan para mahasiswa ISBI Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Lepas Sambut Kajari Aceh Besar dan Komandan Lanud SIM, DPRK Aceh Besar Sampaikan Terimakasih atas Pengabdiannya

Aceh Barat

Aceh Barat Siap Ikut PKA Ke-8 di Banda Aceh

Nasional

‎Dansatgas Yonif 112/ Dharma Jaya Sambut Gubernur dan Jajaran Bupati Provinsi Papua Tengah

Pemerintah

Bendera Merah Putih Berkibar di Mercusuar Willem’s Torrent III

Nasional

KPK dan Kepolisian Minta Tunda Sidang UU Tipikor

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Sebut Ops Keselamatan Seulawah Dukung Kamseltibcarlantas Jelang Ramadhan 1446 H

Daerah

Kankanwil Ditjenpas Aceh : Petugas dan warga binaan jika terlibat narkoba akan ditindak tegas

Advetorial

Menyusun Masa Depan Lhokseumawe: Forum Konsultasi Publik RKPK 2026 Digelar