Gayo Lues — Razia gabungan menyasar seluruh blok hunian Lapas Kelas IIB Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Senin (21/9/2026) malam.
Petugas menemukan sejumlah barang terlarang, mulai dari dua unit handphone, cutter, silet hingga puluhan korek api.
Razia yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Lapas bersama sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH).
Langkah itu sebagai upaya memperkuat pengawasan dan mencegah masuk maupun beredarnya narkoba serta barang terlarang di dalam Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Blangkejeren, Tri Wibawa Kristiyana, memimpin langsung kegiatan tersebut.
Kegiatan melibatkan 11 personel BNNK Gayo Lues termasuk Kepala BNNK, enam personel Yonif TP 855/Rhaksa Darma.
Termasuk Pasi Intel, delapan personel Polres Gayo Lues, serta enam personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh.
Petugas menyisir kamar-kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan memeriksa barang-barang yang berada di dalam blok.
Hasilnya, petugas mengamankan dua unit handphone, dua charger, lima cutter, empat silet, 22 korek api, 16 sendok/garpu.
Juga ada empat utas tali, dua set kartu remi, dua colokan sambung, 12 paku, serta satu holder handphone.
Petugas langsung mengamankan temuan tersebut untuk kepentingan pengamanan dan penertiban lingkungan Lapas.
Razia tidak berhenti pada pemeriksaan kamar hunian.
Lapas Blangkejeren bersama BNNK Gayo Lues kemudian melaksanakan tes urine terhadap seluruh WBP.
Pemeriksaan juga menyasar seluruh petugas Lapas, termasuk Kepala Lapas Tri Wibawa Kristiyana.
Langkah tersebut menunjukkan upaya Lapas memperluas pengawasan tidak hanya kepada WBP.
Tetapi juga jajaran petugas sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang Bersih dari Narkoba atau Bersinar.
Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus memperkuat kerja sama dengan Lapas Blangkejeren.
Kerja sama tersebut berfokus dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Usai razia dan tes urine, Kepala Lapas Blangkejeren bersama unsur APH menggelar konferensi pers.
Dalam konferensi pers tersebut, pihak Lapas menampilkan barang hasil temuan petugas.
Konferensi pers tersebut menjadi bagian dari keterbukaan informasi .
Sekaligus penegasan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas.
Lapas Blangkejeren selanjutnya akan terus memperkuat koordinasi dengan APH untuk mencegah gangguan keamanan.
Serta menekan potensi masuk dan beredarnya narkoba maupun barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar










