Home / Pemko Banda Aceh

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:20 WIB

Yayasan Illiza Center Serahkan Mobil Operasional untuk Guru Lamteuba

mm Redaksi

Illiza Sa'aduddin Djamal dan Ir. Amir Ridha berfoto bersama para guru Kemukiman Lamteuba, Ketua ICMI Aceh Besar Prof. Muji Mulia, kepala sekolah, serta tamu undangan usai penyerahan satu unit mobil operasional bagi guru di Aceh Besar, Selasa (14/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Illiza Sa'aduddin Djamal dan Ir. Amir Ridha berfoto bersama para guru Kemukiman Lamteuba, Ketua ICMI Aceh Besar Prof. Muji Mulia, kepala sekolah, serta tamu undangan usai penyerahan satu unit mobil operasional bagi guru di Aceh Besar, Selasa (14/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Besar – Komitmen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah pedalaman kembali ditunjukkan oleh Yayasan Illiza Center melalui penyerahan satu unit mobil operasional kepada para guru yang mengajar di Kemukiman Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar.

Penyerahan bantuan tersebut disyukuri bersama dalam sebuah silaturahmi yang berlangsung di SMEA Premium Kopi, Rumpet, Aceh Besar, Selasa (14/7/2026). Kegiatan itu dihadiri puluhan guru Lamteuba, Ketua ICMI Aceh Besar Prof. Muji Mulia, sejumlah kepala sekolah, di antaranya Dr Sofyan Kepala SMA 2 Kutabaro sekaligus Ketua MKKS SMA Aceh Besar, dan Jamaluddin M.Pd kepala SMAN 1 Baitussalam, serta berbagai undangan lainnya.

Mobil operasional tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana transportasi bagi para guru, terutama yang setiap hari berangkat dari Banda Aceh menuju sekolah-sekolah di Lamteuba.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Terbitkan Surat Edaran WFO–WFH untuk ASN, Ini Aturannya

Koordinator penggerak guru dan pendidikan Lamteuba, Drs. Hamdani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Yayasan Illiza Center kepada dunia pendidikan, khususnya bagi para tenaga pendidik yang mengabdi di wilayah pedalaman.

Menurut Hamdani, bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap perjuangan para guru yang selama ini harus menghadapi keterbatasan sarana transportasi untuk menjalankan tugas mendidik generasi muda.

“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Illiza Center, khususnya kepada Ibu Illiza Sa’aduddin Djamal dan Bapak Ir. Amir Ridha, atas kepedulian yang luar biasa terhadap pendidikan di Lamteuba,” ujarnya.

Prof. Muji Mulia selaku Ketua ICMI Aceh Besar yang turut hadir memandang bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari penghormatan terhadap guru. Apa yang dilakukan Yayasan Illiza Center merupakan contoh nyata kolaborasi antara masyarakat sipil dan dunia pendidikan. Semoga inisiatif seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak daerah di Aceh yang memperoleh perhatian dalam peningkatan mutu pendidikan,” terang Prof. Muji Mulia.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Tutup BSI Fest Ramadhan, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah dan UMKM

Sementara itu, Illiza Sa’aduddin Djamal bersama suami Ir. Amir Ridha berharap kendaraan operasional tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi para guru dan mendukung kelancaran proses belajar mengajar.

Ia mengaku terinspirasi oleh dedikasi para guru yang tetap menjalankan tugas di Lamteuba meskipun harus menghadapi berbagai tantangan akses dan transportasi.

“Bagi kami, guru adalah ujung tombak pendidikan. Sudah sepatutnya mereka memperoleh dukungan agar dapat menjalankan tugas dengan lebih baik. Semoga mobil operasional ini menjadi penyemangat sekaligus mempermudah mobilitas para guru dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak-anak di Lamteuba,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Akui Terbantu dengan Gerakan Pangan Murah Pemko Banda Aceh

Lamteuba merupakan salah satu kawasan pegunungan di Aceh Besar yang masih menghadapi tantangan akses transportasi. Tidak sedikit guru yang harus menempuh perjalanan cukup jauh setiap hari untuk mencapai sekolah tempat mereka mengajar.

Karena itu, kehadiran kendaraan operasional ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas mobilitas para guru sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat setempat.

Bantuan tersebut juga menjadi contoh penting bahwa pembangunan pendidikan memerlukan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga sosial. Kepedulian terhadap para pendidik diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP 18 Kali Berturut-turut dari BPK-RI

Pemko Banda Aceh

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah di Dua Kecamatan

Pemko Banda Aceh

TPID Banda Aceh Bergerak Cepat Jaga Stabilitas Harga di Pasaran

Pemko Banda Aceh

Urus Segalanya dalam Satu Atap, MPP Banda Aceh Hadirkan 158 Layanan untuk Warga

Advetorial

Pemko Banda Aceh Tata PKL Demi Wujudkan Ekosistem Perdagangan yang Tertib dan Nyaman

Pemko Banda Aceh

Peringatan HKB 2026, Banda Aceh Siapkan Edukasi Kebencanaan dan Simulasi Evakuasi

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Raih Nilai Tertinggi Monev Keterbukaan Informasi 2025 dari KIA

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri untuk SDM Unggul