Home / Banda Aceh / Parlementaria

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Serap Aspirasi Warga Dapil III, Hj. Efiaty Gelar Reses Sekaligus Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat Syiah Kuala

mm Redaksi

Suasana pengajian rutin sekaligus Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 Sekretaris Komisi IV DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty, S.E.,  bersama masyarakat Dapil III (Syiah Kuala–Ulee Kareng), Kamis (30/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Suasana pengajian rutin sekaligus Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 Sekretaris Komisi IV DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty, S.E., bersama masyarakat Dapil III (Syiah Kuala–Ulee Kareng), Kamis (30/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Sekretaris Komisi IV DPRK Kota Banda Aceh, Hj. Efiaty, S.E., melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 di kawasan Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kamis (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dirangkai dengan menghadiri pengajian rutin warga sekaligus menjadi wadah silaturahmi untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang mencakup wilayah Syiah Kuala dan Ulee Kareng.

Kegiatan yang dibalut dalam suasana pengajian ini turut dihadiri oleh Anggota DPRA, H. Heri Julius, S.Sos., M.M.

Baca Juga :  Menteri Kebudayaan Fadli Zon Hadiri Maulid Raya Banda Aceh, Illiza Suguhkan Idang Meulapeh

​Dalam sambutannya, Hj. Efiaty Z., S.E. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat di Dapil 3 (Syiah Kuala-Ulee Kareng) yang selama ini menunjukkan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat dan warga adalah kunci utama dalam membangun daerah yang lebih baik.

​”Saya sangat menghargai keaktifan masyarakat di sini. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum penting bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala warga di lapangan,” ujar Hj. Efiaty.

​Dalam sesi diskusi, warga Alue Naga menyampaikan sejumlah aspirasi krusial. Salah satu fokus utama yang disoroti adalah pembangunan drainase jeulingke dan penguatan implementasi syariat Islam serta permohonan penambahan lampu penerangan jalan di wilayah tersebut. Penambahan lampu jalan dinilai sangat mendesak, tidak hanya untuk memperindah estetika kota, tetapi juga sebagai langkah preventif guna mencegah potensi tindakan kriminalitas, seperti aksi begal, yang meresahkan warga.

Baca Juga :  DPMG Banda Aceh Dampingi 4 Gampong Persiapan Lomba Gampong 2026

​Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan momen penuh haru. Salah seorang perwakilan warga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada H. Heri Julius dan Hj. Efiaty atas bantuan becak mesin yang telah diberikan kepada warga yang membutuhkan di daerah pemilihan tersebut beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu menopang ekonomi keluarga penerima manfaat.

Baca Juga :  Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR di Aceh

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Efiaty Z., S.E. dan H. Heri Julius, S.Sos., M.M. berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi warga ke tingkat kebijakan, baik di DPRK maupun DPRA, sesuai dengan wewenang masing-masing. Pertemuan ini diakhiri dengan harapan agar kolaborasi antara tokoh masyarakat dan pemerintah terus terjaga demi kemajuan Kota Banda Aceh yang lebih aman dan religius.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Underpass Beurawe Usai Pencurian Kabel Listrik

Advetorial

Daging Subsidi Ludes dalam Hitungan Jam, Pedagang Sebut Antusias Warga Meugang Tahun Ini Melonjak

Parlementaria

DPRA Bentuk Satgas Khusus Kawal Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Banda Aceh

DPRK Gelar Paripurna Hasil Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Periode 2025-2030

Parlementaria

DPRA Bakal Panggil BKA Untuk Melihat Database Tenaga Non-PNS

Parlementaria

Rapat Paripurna HUT ke-821, Wali Kota Banda Aceh Tekankan Sinergi Kolaborasi Pembangunan

Parlementaria

Diwarsyah Hadiri Paripurna Perdana DPRA 2026, Bahas RKT dan Kode Etik Dewan

Advetorial

DPMG Banda Aceh: Pemberdayaan Masyarakat Jadi Fondasi Pembangunan Gampong