Home / Aceh Barat / Peristiwa / Politik

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:25 WIB

Serikat Pekerja PT MPG Nilai Disnaker Nagan Raya Terburu-buru Sahkan Peraturan Perusahaan

mm Redaksi

"Kami merasa tidak dihargai dan dibohongi. Seharusnya ada ruang dialog terlebih dahulu antara serikat pekerja dan manajemen padahal kami sudah menyurati PT. MPG,” ujar Nasir

Nagan Raya – Serikat Pekerja Meulaboh Power Generation (MPG) mengaku kecewa terhadap langkah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nagan Raya yang dinilai terlalu cepat dalam mengesahkan Peraturan Perusahaan (PP) tanpa adanya pembahasan bersama dengan pihak serikat, Jumat (9/5/2025).

Ketua Serikat Pekerja, Nasir mengatakan proses pengesahan PP seharusnya melibatkan diskusi bersama antara manajemen dan serikat pekerja.

Baca Juga :  Peran Media Mengarahkan Masyarakat Memilih Pemimpin untuk Aceh

Namun, hingga saat inii pihaknya mengaku belum pernah duduk bersama dengan pihak manajemen untuk membahas isi dari peraturan.

“Kami merasa tidak dihargai dan dibohongi. Seharusnya ada ruang dialog terlebih dahulu antara serikat pekerja dan manajemen padahal kami sudah menyurati PT. MPG,” ujarnya.

Baca Juga :  M. Nasir Syamaun MPA Terpilih Sebagai Ketua Umum KORMI Aceh

Serikat pekerja juga mempertanyakan komitmen Disnaker Nagan Raya sebagai mediator yang semestinya menjembatani komunikasi antara perusahaan dan pekerja.

Menurut dia, tindakan mengesahkan PP tanpa proses bipartit yang memadai dianggap mencederai semangat keadilan dan transparansi dalam hubungan industrial.

Baca Juga :  49 Orang Calon Pejabat JPT Pratama Aceh Barat Lolos Seleksi Administratif

“Kami meninjau kembali keputusan tersebut dan memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk melakukan pembahasan ulang terhadap isi Peraturan Perusahaan yang telah disahkan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disnaker dan manajemen Meulaboh Power Generation belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dari Serikat PekerjaPekerja.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Internasional

Perkembangan Terkini Situasi Keamanan di Perbatasan Kamboja-Thailand

Aceh Barat

Bupati Tarmizi Serahkan 10 Unit Traktor untuk Petani Aceh Barat, Dorong Modernisasi Pertanian

Daerah

Praja IPDN Bantu Bersihkan Dinkes Aceh Tamiang

Aceh Barat

Dinas Kominsa Aceh Barat Gelar Coaching Clinic Pemanfaatan Aceh Barat Cloud untuk Inspektorat

Daerah

IPPELMAKUBA Tolak keberadaan PT Abdya Mineral Prima

Daerah

FORKASGEMADYA mengecam Mubes Ilegal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

Aceh Barat

Kominfo RI Gelar Literasi Digital di UTU Terkait Keamanan Dalam Bermedia Sosial

Nasional

Kakorlantas Dampingi Menhub Tutup One Way Lokal Presisi Tol Trans Jawa, Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali