Home / Daerah / Peristiwa

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:14 WIB

Tak Hargai Profesi Wartawan, Pelantikan Bupati Pidie, Diberikan Id Card Panitia

mm Amir Sagita

Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Sarjani Abdullah-Alzaizi menjelang pelantikan di Gedung DPRK setempet, Selasa (18/2/2025) (Foto.Amir Sagit.NOA.co.id).

Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Sarjani Abdullah-Alzaizi menjelang pelantikan di Gedung DPRK setempet, Selasa (18/2/2025) (Foto.Amir Sagit.NOA.co.id).

Sigli – Aneh bin ajaib apa yang dilakukan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, dimana pada saat pelantikan Bupati/Wakil Bupati Pidie, wartawan diberikan id card panitia dan hal itu sangat mencoreng nama awak media serta tidak professional dalam bekerja. Seharusnya awak media diberikan id card Pers bukan malah id card panitia. Sehingga sejumlah wartawan tidak hadir pada pelantikan Bupati Pidie.

Informasi yang berhasil dihimpun NOA.co.id, para wartawan yang bernaung di bawah organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pidie, diberikan id card panitia pelaksana pelantikan. Seharusnya untuk awak media id card yang diberikan bertuliskan Pers, sehingga layaknya melaksanakan tugas mereka masing-masing untuk peliputan.

Baca Juga :  Kadisbudpar Aceh: Turis Asing Meningkat pada Agustus, Capai 3.042 Orang

Bahkan sejumlah wartawan dibawah naungan organisasi PWI tidak menghadiri pada pelantikan bupati dan Wakil Bupati Pidie, disebabkan Panitia pelaksana tidak menghargai awak media sedikitpun dengan mengeluarkan id card panitia. Lazimnya awak media diberikan id card khusus bertuliskan Pers, sehingga bisa mengambil foto dan hal itu membuat sebagaian awak media memilih tidak hadir.

Baca Juga :  Sri Maulina Jabat Ketua ASIAFI Aceh

Hal itu diakui Ketua PWI Kabupaten Pidie, Firman Zubir, kepada NOA.co.id, dia menuturkan, tidak seharusnya seperti itu dilakukan oleh Sekeretariat DPRK Pidie terhadap kerja jurnalis. Seharusnya mereka menghargai kerja jurnalis untuk meliput pelantikan bupati/wakil bupati dan tidak memberikan id card sebagai panitia. “Ini sangat mencoreng nama awak media dalam peliputan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sepekan Operasi Patuh Seulawah, Polisi Tilang 1.327 Pengendara

Padahal pihak Sekretariat dewan bisa membuat id card khusus untuk awak media dalam peliputan dengan mencamtumkan tulisan Pers bukan id card panitia, sehingga banyak kawan-kawan yang tidak mau hadir ke acara pelantikan Bupati/Wakil Bupati Pidie.

“Sangat disayangkan, karena harus ‘menyamar’ jadi panitia dulu agar bisa akses pada gedung DPRK Pidie untuk pelantikan Bupati dan Wakil bupati Pidie,” keluhnya.

Penulis: Amir Sagita

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Butuh Rp40 Juta Untuk Sumur Bor, Pemuda Peduli Dayah Galang Dana

Daerah

Perkuat Pengawasan Syariat Islam, DSI Banda Aceh Fokuskan Peran Muhtasib Gampong

Daerah

Wagub Fadhlullah Serahkan SK Plt Sekda Aceh untuk Alhudri dan Lantik 47 Pejabat Fungsional

Aceh Besar

Jelang Ramadhan, Wagub Aceh dan Plt Sekda Aceh Besar Pastikan Stok Beras Aman

Daerah

Makna Dari Logo Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah Aceh ke – 39

Daerah

Perjuangan Srikandi Aceh Besar Mewujudkan Mimpi

Daerah

Plt Kadis Pendidikan Aceh Singkil Dikecam Terkait Pernyataan “Binasakan” Kepala Sekolah

Peristiwa

SPS Aceh: Lawan Teror, Jaga Kebebasan Pers! Tempo Tak Boleh Dibungkam