Home / Internasional / Peristiwa

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:56 WIB

Tidak patuhi persyaratan, WNI ditolak masuk ke Malaysia

mm Redaksi

Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS). (Foto : Ist).

Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS). (Foto : Ist).

Bukit Kayu Hitam – Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS) telah mengeluarkan Pemberitahuan Penolakan Masuk (NPM) terhadap delapan warga negara asing yang ditemukan tidak mematuhi persyaratan masuk sebagai pengunjung.

Dalam pernyataannya, dilansir dari Benama (18/8), AKPS menginformasikan bahwa delapan orang, termasuk tiga wanita, dari Pakistan, India, Afghanistan, Indonesia, dan Sri Lanka, berusaha memasuki Malaysia melalui pos pemeriksaan perbatasan Bukit Kayu Hitam.

Baca Juga :  Anak Kecil Jualan di Lampu Merah, Isa Alima Desak Pemerintah Bertindak

“Secara total, lima pria dan tiga wanita diberikan NPM sesuai dengan Bagian 8(3) Undang-Undang Keimigrasian 1959/63.

Baca Juga :  Kemlu RI melakukan pendampingan 15 ABK yang ditangkap di Australia

“Mereka semua diperintahkan untuk kembali ke negara asal masing-masing melalui titik masuk yang sama. Proses penolakan dilakukan sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) dan arahan Kementerian yang berlaku saat ini,” demikian pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Kemlu RI : Seorang WNI menjadi korban meninggal dalam kerusuhan di Bangladesh

Menurut AKPS, tidak ada penyitaan yang dilakukan dan tidak ada unsur pidana atau penyidikan yang terlibat dalam kasus tersebut.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Hendak Seludupkan Senjata, Dua WNI Ditangkap Polisi Penang

Internasional

KRI SIM-367 Tuntaskan Misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon

Peristiwa

Truk Terguling di Simpang Dodik, Muatan Sawit Brondol Tumpah Ruah ke Jalan

Internasional

Presiden Palestina Minta Hamas Serahkan Senjata-Bebaskan Sandera

Internasional

Perang Dunia III Akan Pecah? AS Tetap Sita Kapal Tanker Rusia

Daerah

Bupati Aceh Singkil Diminta Evaluasi Dinas Akibat Daging Bantuan Presiden Busuk

Internasional

Indonesia Tunjukkan Kepemimpinan Global dalam Implementasi REDD+

Peristiwa

Polda Aceh Gelar Patroli Berskala Besar, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif