Home / Aceh Selatan / Ekbis / Nasional

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Dari Tapaktuan ke Jakarta: Padusi Tapa Bawa Aroma Aceh Selatan ke Persit Bisa 2026

mm Redaksi

Ny. Sinar Hayani bersama tim menunjukkan produk unggulan berbahan sereh wangi yang akan dipamerkan pada Persit Bisa 2026 di Jakarta, Minggu (3/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ny. Sinar Hayani bersama tim menunjukkan produk unggulan berbahan sereh wangi yang akan dipamerkan pada Persit Bisa 2026 di Jakarta, Minggu (3/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Selatan – Menjelang pelaksanaan ajang Event Persit Bisa 2026 yang akan diselenggarakan di Expo Balai Kartini, Jakarta pada tanggal 7–9 Mei 2026, berbagai persiapan terus dilakukan oleh UMKM Padusi Tapa binaan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX Kodim 0107/Aceh Selatan Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda.

UMKM yang digagas oleh Ny. Sinar Hayani ini mendapat kesempatan untuk mewakili Persit Kartika Chandra Kirana PD Iskandar Muda dalam ajang tersebut. Kesempatan ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus momentum penting untuk memperkenalkan produk olahan sereh wangi khas Aceh Selatan ke tingkat nasional.

Dalam menghadapi ajang Persit Bisa, berbagai persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari peningkatan kualitas produk, penataan kemasan, hingga kesiapan promosi dan display pameran. Ny. Sinar Hayani bersama tim terus memastikan seluruh produk tampil lebih menarik, modern, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Baca Juga :  Arus Mudik Menurun, Tim Kemenko Polkam Pantau Persiapan Libur Lebaran

Untuk kebutuhan pameran, Padusi Tapa menyiapkan sekitar 600 produk dari berbagai varian unggulan berbahan dasar sereh wangi, di antaranya minyak sereh wangi, lilin aromaterapi, sabun aromaterapi, pembersih lantai berbahan sereh, sabun cuci piring sereh, serta roll-on sereh wangi. Seluruh produk dibuat secara bertahap dengan tetap menjaga kualitas bahan alami dan proses tradisional khas Aceh Selatan.

Dalam proses produksinya, setiap pembuatan minyak sereh wangi menggunakan sekitar 7–8 kilogram sereh yang direbus selama kurang lebih 12 jam untuk menghasilkan minyak berkualitas. Ketelitian dan konsistensi menjadi perhatian utama agar produk yang ditampilkan pada event Persit Bisa benar-benar mencerminkan kualitas UMKM binaan Persit.

Baca Juga :  Percepat Realisasi APBD TA 2025, Mendagri Kumpulkan Pemda secara Virtual

Selain mempersiapkan produk, Padusi Tapa juga memperkuat identitas merek dan strategi pemasaran. Label dan kemasan produk diperbarui agar lebih informatif dan menarik, sementara promosi melalui media sosial terus ditingkatkan guna memperluas jangkauan pasar.

Bagi Ny. Sinar Hayani, mengikuti ajang Persit Bisa bukan sekadar mengikuti pameran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar, memperluas relasi, dan memperkenalkan potensi lokal Aceh Selatan kepada masyarakat luas. Dukungan dari keluarga besar Persit, rekan organisasi, dan masyarakat sekitar menjadi penyemangat dalam setiap proses persiapan.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Bidik Pemblokiran Efektif dan Regulasi VPN

Sebagai istri prajurit dan anggota Persit, ia ingin menunjukkan bahwa perempuan mampu mandiri, kreatif, dan produktif tanpa meninggalkan perannya dalam keluarga. Semangat itulah yang menjadi kekuatan utama Padusi Tapa dalam mempersiapkan diri menuju Persit Bisa 2026.

Melalui ajang ini, Padusi Tapa berharap dapat memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan nilai jual produk lokal, sekaligus menginspirasi perempuan lain untuk terus berkarya melalui usaha berbasis kearifan lokal.

Dari Tapaktuan untuk Indonesia, Padusi Tapa membawa semangat bahwa tradisi, kreativitas, dan ketangguhan perempuan dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang membanggakan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Sinergi Kemendag, BIN dan BAIS TNI Amankan 19 Ribu Balpres Pakaian Impor Ilegal

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Dimulai Tahun 2026

Ekbis

BSI Tegaskan Komitmen Terus Dorong Pembiayaan UMKM

Nasional

Pemerintah Percepat Distribusi Bantuan ke Aceh: TNI Kerahkan Pesawat dan Helikopter untuk Jatuhkan Logistik

Ekbis

Nilai Ekspor dan Impor Aceh Naik pada Juni 2024

Daerah

Tindaklanjuti Kebijakan OJK, Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Bagi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana

Ekbis

Tim Pansel Kepala BPMA Hanya Dua Calon yang Memiliki Profil di Bidang Migas

Nasional

Bambang Haryo Jenguk Santri yang Jadi Korban Musibah Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo