BANDA ACEH — Komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan meringankan beban masyarakat kembali mendapat sambutan positif dari warga. Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), ribuan masyarakat merasakan langsung manfaat kehadiran pemerintah di tengah fluktuasi harga pasar menjelang Hari Raya Idul Adha.
Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Masjid Al-Hidayah, Gampong Lampulo, Jumat (15/5/2026), dipadati masyarakat sejak pagi. Warga tampak tertib mengantre untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh serta perwakilan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Aceh.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melalui Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh, Iskandar, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan,” ujar Iskandar, Selasa (19/5/2026).
Pada pelaksanaan GPM kali ini, pemerintah menyediakan paket sembako dengan harga Rp165 ribu per paket. Dalam satu paket tersebut masyarakat memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur dengan kualitas yang baik serta harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.
Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa program tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Salah seorang warga yang hadir mengaku program tersebut sangat membantu kebutuhan rumah tangga di tengah kondisi harga pasar yang mengalami perubahan.
“Program seperti ini sangat membantu dapur kami, apalagi harganya jauh di bawah pasar dan kualitasnya bagus. Kalau bisa diadakan rutin di sini,” ujar seorang warga.
Menurut Iskandar, keberhasilan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Ia menambahkan, sinergi Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Bank Indonesia menjadi langkah strategis dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan lancar, aman, dan tertib. Seluruh paket sembako yang disediakan pun habis tersalurkan kepada masyarakat.
Melalui program seperti ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kehadiran pemerintah tidak hanya dirasakan melalui kebijakan, tetapi juga melalui manfaat nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari. (Adv)
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











