Home / Advetorial / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:27 WIB

DPMG Bekali Perempuan Gampong dengan Pelatihan Kepemimpinan dan Keterampilan Usaha

mm Redaksi

Isaha pengembangan pekarangan pangan yang dilakukan oleh kelompok wanita tani (KWT) Banna Tani di gampong Kota Baru, kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Foto: Dok. Diskominfo Banda Aceh

Isaha pengembangan pekarangan pangan yang dilakukan oleh kelompok wanita tani (KWT) Banna Tani di gampong Kota Baru, kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Foto: Dok. Diskominfo Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh terus memperkuat kapasitas perempuan di tingkat gampong melalui berbagai program pelatihan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan perempuan dalam berorganisasi, berkomunikasi, hingga mengembangkan usaha ekonomi keluarga.

Kepala DPMG Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan penguatan kapasitas perempuan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendorong partisipasi perempuan di berbagai sektor pembangunan gampong.

Menurutnya, sejumlah pelatihan telah diberikan kepada perempuan di tingkat gampong, mulai dari pelatihan public speaking, manajemen administrasi PKK, merangkai sirih, hingga keterampilan kerajinan tangan.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri, Bahas Rakernas Ternate dan Penguatan Warisan Budaya

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan perempuan agar lebih percaya diri dalam berorganisasi, terlibat dalam pembangunan gampong, sekaligus memiliki keterampilan yang dapat mendukung perekonomian keluarga,” kata Ritasari.

Ia menjelaskan, pelatihan public speaking dan administrasi organisasi menjadi bagian penting untuk mempersiapkan perempuan agar mampu berperan lebih aktif dalam forum-forum pengambilan keputusan di tingkat gampong. Sementara pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan dan merangkai sirih diarahkan untuk membuka peluang usaha dan menambah pendapatan keluarga.

Baca Juga :  Penipuan Berkedok Aktivasi IKD Marak di Banda Aceh, Disdukcapil Imbau Warga Waspada
Kelompok Wanita Tani (KWT) Gampong Deah Baro Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh telah berhasil kembangkan sayuran organik. Foto: Dok. Diskominfotik Banda Aceh

Selain peningkatan kapasitas, perempuan juga memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi gampong. Saat ini, banyak perempuan terlibat sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penggerak industri rumahan, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga pengurus Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

Ritasari menilai keterlibatan perempuan dalam sektor ekonomi lokal terbukti membantu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan usaha berbasis masyarakat.

Baca Juga :  Serunya Perjalanan Menuju Burni Kelieten, Rekomendasi Wisata Mendaki di Aceh Tengah

“Perempuan bukan hanya menjadi pendukung, tetapi sudah menjadi pelaku utama dalam berbagai aktivitas ekonomi di gampong,” ujarnya.

DPMG berharap program peningkatan kapasitas yang terus dilakukan dapat melahirkan lebih banyak perempuan yang mandiri, produktif, dan mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan gampong.

Dengan bekal keterampilan dan kemampuan kepemimpinan yang lebih baik, perempuan diharapkan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan di tingkat gampong. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dinkes Banda Aceh Dorong Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di Gampong Jeulingke

Pemko Banda Aceh

Satpol PP & WH Aceh Intensifkan Razia Tempat Hiburan Jelang Ramadhan 1447 H

Pemko Banda Aceh

Tiga Hari Digelar, BACCE 2026 Hadirkan 120 UMKM dan 26 Ribu Pengunjung

Advetorial

Museum Tsunami Aceh Buka Pameran “Jejak Ingatan”, Telusuri Sejarah Tsunami dari Hikayat hingga Teknologi

Pemko Banda Aceh

Dari Posyandu hingga Edukasi Keluarga, Banda Aceh Percepat Penurunan Stunting

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2, Minta SOP Keselamatan Diperketat

Advetorial

Pojok Baca Gampong Langkah Konkret DPKA untuk Mengatasi Rendahnya Minat Baca di Aceh

Pemko Banda Aceh

Illiza dan Afdhal Ajak 1.150 Anak Yatim Belanja Lebaran di Pasar Aceh