Home / Aceh Barat Daya / Sosial

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:12 WIB

Baksos Kemensos di Abdya, 365 Warga Terima Bantuan

mm Teuku Nizar

Bupati Abdya Safaruddin berbincang dengan salah seorang penerima manfaat bansos. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Bupati Abdya Safaruddin berbincang dengan salah seorang penerima manfaat bansos. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjadi lokasi pelaksanaan bakti sosial (baksos) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) tahun 2026.

Melalui Sentra Darussa’adah Aceh, Kemensos menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp600 juta kepada 365 penerima manfaat.

Penerima manfaat terdiri atas penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), kelompok rentan, dan anak-anak.

Bupati Abdya, Safaruddin, menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis pada kegiatan baksos yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Abdya, Sabtu (6/6/2026).

Dalam sambutannya, Safaruddin menyampaikan apresiasi kepada Sentra Darussa’adah Aceh yang telah memilih Abdya sebagai lokasi pelaksanaan baksos tahun ini.

Menurutnya, tidak semua daerah memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan program sosial dari pemerintah pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sentra Darussa’adah yang telah menjadikan Kabupaten Abdya sebagai lokasi pelaksanaan baksos tahun ini. Tentu bantuan ini menjadi nikmat yang patut para penerima manfaat mensyukurinya,” kata Safaruddin.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi bagi masyarakat, terutama penerima bantuan usaha produktif.

Baca Juga :  Waspada menjelang pilkada Abdya 2024, buka mata, buka pikiran untuk kepentingan daerah

Karena itu, pemerintah daerah berharap program serupa dapat terus berlanjut agar dampaknya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Safaruddin juga menilai program yang dijalankan Kemensos melalui Sentra Darussa’adah menjadi bukti kehadiran negara memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kehadiran program ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memberikan kesejahteraan kepada warga. Karena itu, bantuan yang diterima hendaknya disyukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain itu, Safaruddin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penyaluran bantuan sosial berlangsung objektif dan tepat sasaran.

Pemerintah daerah, katanya, terus memperbarui data penerima manfaat agar masyarakat benar-benar layak dan terakomodasi dalam berbagai program sosial.

“Pemerintah memposisikan kebijakan ini di atas basis data verifikasi yang faktual dan autentik. Semua mengacu pada desil resmi Kemensos agar tepat sasaran. Jika masih ada warga rentan yang terlewat, data tersebut akan segera kita perbarui secara berkala agar kemiskinan ekstrem di Abdya terus terentaskan,” katanya.

Baca Juga :  drh. Cut Hasnah Nur Pimpin BKMT Kabupaten Abdya 

Sementara itu, Perwakilan Sentra Darussa’adah Aceh, Fadhli Ramadhan, mengatakan rangkaian baksos komprehensif di Abdya telah berlangsung sejak pekan kedua Mei 2026.

Sentra Darussa’adah bersama Dinas Sosial Abdya menjalankan seluruh tahapan program.

Tahapan mulai dari pendataan, asesmen, penjangkauan, verifikasi hingga validasi data sesuai standar operasional prosedur dan regulasi program Atensi Rehabilitasi Sosial.

“Seluruh proses sudah kami lakukan bersama Dinas Sosial, termasuk pengadaan bantuan hingga penyaluran kepada penerima manfaat,” ujar Fadhli.

Selain menyalurkan bantuan sosial, Sentra Darussa’adah juga menggelar operasi katarak bagi 42 warga Abdya di RSUD Teungku Peukan.

Tim turut berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Abdya dan rumah sakit jiwa untuk menangani tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sekaligus membebaskan mereka dari pasung.

“Hari ini paralel dengan penyerahan bantuan di sini, tim medis juga sedang melangsungkan operasi katarak bagi 42 pasien di RSUD-TP Abdya. Kami juga bergerak bersama Dinas Kesehatan Abdya dan pihak rumah sakit jiwa untuk melakukan penanganan khusus serta pembebasan pasung terhadap tiga warga ODGJ di Abdya,” kata Fadhli.

Baca Juga :  HUT ke 67 Kodam IM tahun 2023, Pangdam IM Gelar Bakti Sosial

Fadhli menjelaskan, program tersebut menyasar 365 penerima manfaat yang terdiri atas 91 penyandang disabilitas, 192 anak, 38 kelompok rentan, dan 42 lansia.

Dari jumlah penyandang disabilitas tersebut, sebanyak 41 orang menerima bantuan modal usaha dan 50 orang memperoleh alat bantu.

Ia berharap bantuan kewirausahaan dapat berkembang menjadi usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan penerima manfaat.

“Kami berharap bantuan ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi penerima manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka,” ucapnya.

Fadhli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Mereka berharap program serupa dapat kembali berlangsung di Abdya pada masa mendatang.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

FPM Abdya–Jakarta Dorong Evaluasi Plt Kacabdin Pendidikan

Aceh Barat Daya

Ampon Bang Salurkan Sapi Qurban untuk Warga Abdya

Aceh Barat Daya

PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Awal Tahun 2026

Aceh Barat Daya

Pencarian Orang Hilang, Warga Gampong Keude Baro dan Lama Tuha Bantu Sumbang Nasi Bungkus

Aceh Barat Daya

Ditangkap Terpisah, Sat Resnarkoba Polres Abdya Amankan Tiga Tersangka Sabu

Daerah

Haji Mirwan Bantu Korban Kebakaran di Kleut Tengah

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang di Nagan Raya

Aceh Barat Daya

Empat Kali di Tempat Yang Berbeda, AK Gagahi Anak Dibawah Umur