Home / Aceh Utara / Pendidikan / Sosial

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:34 WIB

Empat Hari Tahun Ajaran Baru Dimulai, Anak Yatim Tak Mampu Bersekolah Akhirnya Dibantu GEMANTARA

mm Redaksi

Ketua GEMANTARA Aceh Utara, Iskandar, S.Kom., MSM, bersama jajaran menjemput Nur Haliza, anak yatim asal Gampong Bayi, Kecamatan Tanah Luas, untuk melanjutkan pendidikan di Dayah Raudhatul Huda, Kamis (16/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ketua GEMANTARA Aceh Utara, Iskandar, S.Kom., MSM, bersama jajaran menjemput Nur Haliza, anak yatim asal Gampong Bayi, Kecamatan Tanah Luas, untuk melanjutkan pendidikan di Dayah Raudhatul Huda, Kamis (16/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Utara – Empat hari sejak tahun ajaran baru dimulai, seorang anak yatim di Gampong Bayi, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, belum dapat mengenyam pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) akibat keterbatasan ekonomi. Kondisi tersebut menggugah kepedulian Organisasi Masyarakat Gerakan Masyarakat Nusantara (GEMANTARA) Aceh Utara yang segera turun tangan memberikan bantuan, Kamis (16/7/2026).

Anak tersebut bernama Nur Haliza, yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD). Namun, sejak ayahnya meninggal dunia delapan tahun lalu, sang ibu, Rosna, yang berstatus sebagai janda, tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan putrinya.

Mengetahui kondisi tersebut, Rosna menghubungi GEMANTARA Aceh Utara dan menyampaikan harapannya agar sang anak dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan.

Baca Juga :  Pramuka Aceh Barat Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Penegak dan Pandega, Dorong Literasi Digital

Merespons laporan itu, Ketua GEMANTARA Aceh Utara Iskandar, S.Kom., MSM bersama jajaran langsung menjemput Nur Haliza untuk dibawa ke Dayah Raudhatul Huda di Gampong Cibrek, Kecamatan Tanah Luas. Di dayah tersebut, Nur Haliza akan memperoleh pendidikan agama dan pendidikan umum secara layak.

Dalam proses penjemputan turut hadir perwakilan GEMANTARA Provinsi Aceh serta dukungan dari Grup Aceh Meutuah yang berada di Malaysia.

Dayah Raudhatul Huda yang diasuh oleh Abi Muhammad Dian saat ini membina sekitar 195 anak yatim, anak terlantar, dan fakir miskin. Seluruh kebutuhan operasional dayah dipenuhi melalui dukungan para donatur yang secara konsisten memberikan bantuan.

Baca Juga :  11 Pelajar Abdya Lolos ke OSN Tingkat Provinsi 2026

Ketua GEMANTARA Aceh Utara, Iskandar, S.Kom., MSM, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin ada anak yang kehilangan masa depan hanya karena faktor ekonomi.

“Melihat kondisi tersebut, kami langsung bergerak memberikan bantuan dan pendampingan agar Nur Haliza dapat kembali melanjutkan pendidikan. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak masyarakat yang peduli terhadap masa depan anak-anak yang kurang beruntung,” ujarnya.

Suasana haru menyelimuti proses penjemputan. Tangis bahagia dari keluarga tak terbendung ketika harapan yang sempat pupus akhirnya kembali hadir melalui uluran tangan berbagai pihak.

Kisah Nur Haliza menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan sebagaimana dijamin oleh negara. Namun, kenyataan di lapangan masih menunjukkan adanya anak-anak, khususnya yatim dan keluarga kurang mampu, yang belum dapat menikmati hak tersebut karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Tinjau Lokasi Pembangunan Tahap II Sekolah Rakyat di Meureubo

Melalui momentum ini, GEMANTARA berharap pemerintah, khususnya pemerintah gampong, lebih peka dan aktif mendata masyarakat yang membutuhkan, sehingga tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan bersekolah akibat persoalan ekonomi.

“Kami berharap pemerintah gampong lebih jeli melihat kondisi masyarakatnya. Jangan sampai masih ada anak yatim yang terpaksa putus sekolah karena tidak mampu. Pendidikan adalah hak setiap anak dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutup Iskandar.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Utara

Disela Pembukaan MTQ, Ayahwa: Mari Kita Bangun Bumi Pase dari Keterpurukan

Aceh Barat Daya

Mahasiswa KPI UIN Ar-Raniry Dorong Perlindungan Karya Ilmiah

Aceh Besar

Kadisdikbud Aceh Besar Terima Kunjungan IGTKI, Bahas Penguatan Mutu PAUD

Internasional

Aplikasi Seulanga Imigrasi Sabang Permudah Akses Informasi bagi Wisatawan Macanegara

Pendidikan

Sekda Berikan Reward kepada Kepsek dan Wali Kelas yang Capaian Vaksinasi Siswa 95 Persen

Pendidikan

Rika Noviantini Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur, Dorong Reformasi Regulasi Kesehatan Gigi

Daerah

Wujudkan Generasi Sadar Hukum, Kejati Aceh Gelar Program “Jaksa Masuk Dayah” di Dayah Qaryatul Huda Pidie

Daerah

Gerindra Aceh Selatan Rayakan 80 Tahun RI dengan Santuni Anak Yatim dan Bagi Ratusan Bendera di Tapaktuan