Home / Aceh Barat / Pemerintah

Rabu, 9 September 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Aceh Barat Percepat Realisasi TKD 2026, 320 Paket Senilai Rp68 Miliar Dikebut

mm Redaksi

Sekda Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi memimpin rapat intervensi percepatan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 bersama sejumlah SKPK di Meulaboh, Senin (7/9/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Sekda Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi memimpin rapat intervensi percepatan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 bersama sejumlah SKPK di Meulaboh, Senin (7/9/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat terus mendorong percepatan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat intervensi peningkatan realisasi TKD yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH, Senin (7/9/2026).

Rapat digelar di sejumlah lokasi, yakni Aula Dinas Kesehatan, Dinas PUPR dan Aula Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Barat. Kurdi didampingi Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Setdakab Aceh Barat Ruswaidi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wistha Nowar, serta Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat Safrizal.

Kurdi mengatakan, seluruh rangkaian rapat intervensi tersebut berjalan lancar. Kegiatan itu difokuskan untuk mengidentifikasi kendala sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan berbagai paket kegiatan yang bersumber dari anggaran TKD tahun 2026.

“Total paket kita ada sekitar 320 paket dengan pagu anggaran sekitar Rp68 miliar. Mudah-mudahan dengan adanya rapat hari ini ada pergerakan pada paket fisik dan sebagainya di masing-masing SKPK,” ujar Kurdi.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Jaya Buka Pendaftaran Calon Keuchik, Ini Jadwal dan Tahapannya

Ia menjelaskan, secara keseluruhan realisasi fisik maupun keuangan TKD Kabupaten Aceh Barat tahun 2026 yang bersumber dari Dana Transfer Umum (DTU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) telah mencapai sekitar 56 persen hingga 31 Agustus 2026.

Pemkab Aceh Barat selanjutnya melakukan identifikasi terhadap paket kegiatan yang masih berada dalam kategori merah atau mengalami keterlambatan, terutama yang proses pengadaannya belum selesai.

Menurut Kurdi, sejumlah kendala sebelumnya berkaitan dengan proses perencanaan, termasuk adanya review desain. Namun, berdasarkan hasil rapat, seluruh paket kegiatan saat ini telah memasuki proses pengadaan.

Baca Juga :  Percepatan Pos Bantuan Hukum Desa, Kemenkum Aceh Gelar Pelatihan Paralegal

“ Kita akan mengidentifikasi paket kegiatan yang statusnya berwarna merah atau proses pengadaannya masih belum selesai karena proses perencanaannya masih berjalan atau ada review desain, tapi alhamdulillah tadi kita dengar dalam rapat seluruh paket sudah dalam proses pengadaan,” katanya.

Selain proses pengadaan, Pemkab Aceh Barat juga akan mencermati kesesuaian antara realisasi keuangan dan realisasi fisik pada setiap paket kegiatan.

Apabila progres fisik telah tinggi sementara realisasi keuangan masih rendah, SKPK terkait akan didorong untuk segera melakukan pencairan sesuai dengan progres pekerjaan yang telah dicapai.

Pemkab juga meminta percepatan pekerjaan di lapangan, khususnya terhadap paket yang sudah berjalan. Penambahan tenaga kerja maupun penerapan tambahan shift pekerjaan menjadi opsi yang dapat dilakukan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Selanjutnya kita meminta untuk percepatan di lapangan pada paket yang sudah berjalan untuk menambah tenaga kerjanya atau melakukan tambahan shift pekerjaan agar pekerjaan selesai tepat waktu,” ujar Kurdi.

Baca Juga :  Menteri Pertanian Groundbreaking Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara

Kurdi optimistis seluruh paket kegiatan yang bersumber dari TKD Aceh Barat tahun 2026 dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan anggaran pada 10 Desember 2026.

Untuk memastikan percepatan tersebut terus berjalan, Pemkab Aceh Barat juga akan menggelar rapat pimpinan (Rapim) pada pekan depan yang akan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat.

Ia berharap hasil rapat intervensi tersebut dapat memberikan pergerakan nyata terhadap pelaksanaan paket fisik, proses pengadaan dan kegiatan lainnya pada masing-masing SKPK.

“Mudah-mudahan dengan adanya rapat hari ini tadi kita lihat ada pergerakan terutama pada paket-paket fisik, pengadaan dan sebagainya di masing-masing SKPK,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Insiden Kebakaran Kapal Barcelona V, Kemenko Polkam : Alarm bagi kita untuk berbenah

Daerah

Kemendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Bersama Korem 012/TU Apel Gelar Pasukan Siap Siaga Penanggulangan Bencana Alam

Nasional

Wakil Wali Kota Bukittinggi Promosikan Jam Gadang di Gala Dinner APEKSI di Banda Aceh

Aceh Selatan

Bupati H. Mirwan MS: Rentenir Itu Lintah Darat Berkedok Malaikat, Masyarakat Jangan Sampai Terjebak!

Aceh Besar

Aceh Besar Raih Peringkat III Nilai IPSS se-Aceh Tahun 2024

Nasional

Dukung Pendidikan Inklusif, Mendagri Minta Pemda Atensi Pembentukan Sekolah Rakyat

Hukrim

Pemerintah Mengutuk Keras Aksi Kekerasan di Kabupaten Yahukimo Papua