Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Program Kesehatan Lingkungan dan Gizi, melakukan monitoring dan evaluasi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan pemenuhan gizi di SPPG berjalan sesuai standar kesehatan, keamanan pangan, sanitasi lingkungan, serta ketentuan yang berlaku dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam monitoring tersebut, tim Dinas Kesehatan meninjau sejumlah aspek penyelenggaraan layanan. Pemeriksaan meliputi kebersihan lingkungan dan fasilitas pengolahan makanan, penerapan higiene dan sanitasi, penyimpanan bahan pangan, proses pengolahan hingga distribusi makanan, serta pemenuhan standar gizi pada menu yang disajikan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan monitoring dan evaluasi menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menjaga kualitas pelayanan SPPG di Kota Banda Aceh.
“Monitoring dan evaluasi ini penting untuk memastikan setiap tahapan penyelenggaraan pemenuhan gizi memenuhi standar kesehatan, sehingga makanan yang diterima masyarakat tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi. Dinas Kesehatan berkomitmen melakukan pembinaan secara berkesinambungan demi menjaga mutu pelayanan,” ujar Wahyudi.
Selain melakukan peninjauan, Dinas Kesehatan juga memberikan masukan dan rekomendasi perbaikan kepada pengelola SPPG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan.
Dinkes Banda Aceh berharap seluruh SPPG di wilayah Kota Banda Aceh dapat menerapkan standar higiene, sanitasi, keamanan pangan, dan gizi secara konsisten.
Dengan penerapan standar tersebut, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan makanan yang aman dan bergizi bagi masyarakat penerima manfaat.
Editor: Amiruddin. MK










