Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Asap Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Aceh, Warga Banda Aceh Diminta Tetap Waspada

mm Redaksi

Kondisi berkabut asap di Banda Aceh menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi kualitas udara. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Kondisi berkabut asap di Banda Aceh menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi kualitas udara. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi sebaran asap yang terdeteksi di sejumlah wilayah Aceh berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan pantauan citra satelit pada Kamis (15/10/2026) pukul 08.00 WIB, asap terdeteksi di sebagian wilayah Aceh. BMKG juga mencatat satu titik panas (hotspot) di wilayah Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada Rabu (14/10/2026) hingga pukul 23.59 WIB.

Selain itu, jarak pandang di wilayah Aceh Utara dilaporkan menurun menjadi sekitar 2–3 kilometer berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Malikussaleh. Sementara itu, konsentrasi partikel halus PM2.5 di wilayah Aceh berada pada kategori baik hingga sedang.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Siapkan Hotel Aceh Heritage dengan Konsep Green Building dan Green Energy

Muhammad Zubir mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap memperhatikan kondisi lingkungan, terutama apabila sebaran asap mulai memasuki wilayah Kota Banda Aceh.

“Jika asap mulai masuk ke Kota Banda Aceh, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara mulai mengganggu. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker yang sesuai sebagai langkah perlindungan diri,” ujar Zubir, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga :  Apel Perdana, Kadis Pendidikan Dayah Banda Aceh Minta ASN Tingkatkan Disiplin

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya pengendara di jalan raya, agar lebih berhati-hati apabila jarak pandang mulai berkurang akibat asap. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan demi keselamatan bersama.

Menurutnya, masyarakat perlu terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan sebaran asap dan kualitas udara. Informasi yang akurat penting agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi sesuai kondisi di wilayah masing-masing.

“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Apabila kondisi asap semakin pekat atau jarak pandang menurun, utamakan keselamatan dan batasi kegiatan di luar ruangan. Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” pesannya.

Baca Juga :  Illiza: Pemberdayaan Perempuan Harus Melahirkan Pemimpin dan Penggerak Pembangunan

Sementara itu, berdasarkan informasi indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) yang dicantumkan dalam laporan, kondisi udara Kota Banda Aceh pada pagi hari Jumat (16/10/2026) berada pada kategori sedang dengan nilai indeks 63, disertai kondisi berkabut asap.

Masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara dari sumber resmi serta mengutamakan keselamatan apabila kondisi lingkungan memburuk.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wawalko Banda Aceh Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Replikasi Aplikasi JAKI untuk Wujudkan Layanan Publik Digital Terpadu

Advetorial

Pemerintah Kota Banda Aceh Prioritaskan Jaminan Bagi Pekerja Rentan

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Instruksikan Peningkatan Pelayanan Publik Selama Ramadan

Pemko Banda Aceh

Illiza Dorong Kurikulum Diniyah Berkualitas untuk Wujudkan Generasi CERDAS Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Jelang Ramadan 1447 H, Wali Kota Banda Aceh Illiza Pimpin Pengendalian Inflasi dan Percepatan Digitalisasi

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Terima Delegasi UEA, Banda Aceh Siap Bangun Masjid Agung dan Islamic Center

Advetorial

Illiza: Masyarakat Diberdayakan, Perempuan Harus Melahirkan Pemimpin dan Penggerak Pembangunan