Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Progres MPP Abdya Tembus 80 Persen, Safaruddin Targetkan Beroperasi 2027

mm Teuku Nizar

Bupati Abdya Safaruddin saat meninjau pembangunan MPP di Kecamatan Blangpidie. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Bupati Abdya Safaruddin saat meninjau pembangunan MPP di Kecamatan Blangpidie. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya – Progres pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Aceh Barat Daya (Abdya) telah melampaui 80 persen.

Bupati Abdya Safaruddin menargetkan gedung senilai lebih dari Rp16 miliar itu mulai beroperasi pada 2027.

Sekaligus menjadi destinasi baru yang mengakomodasi pelayanan administrasi, aktivitas pelaku seni, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Safaruddin menyampaikan target tersebut saat meninjau MPP di Abdya, Selasa (27/10/2026).

Peninjauan itu merupakan bagian dari evaluasi sejumlah proyek strategis daerah menjelang akhir Oktober.

Terutama untuk memastikan realisasi pekerjaan sesuai jadwal dan mengantisipasi kendala akibat meningkatnya curah hujan.

Baca Juga :  Tim Voli Putra Abdya Lolos ke PORA Aceh Usai Tuntaskan Pra-PORA di Jantho

Menurut Safaruddin, capaian progres saat ini cukup menjanjikan. Namun, ia menegaskan bahwa kualitas hasil akhir tetap menjadi perhatian sebelum gedung tersebut mulai berfungsi.

“Kita berharap MPP sudah fungsional tahun depan. Konsepnya akan kita kembangkan menjadi destinasi baru, sehingga gedung ini tidak hanya menjadi pusat pelayanan, tetapi juga wadah bagi pelaku seni dan UMKM,” kata Safaruddin.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah merancang fasilitas tersebut agar masyarakat tidak hanya memanfaatkannya untuk mengurus administrasi.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Perkuat Peran Pemuda dalam Penanggulangan Bencana

Tetapi juga untuk mendukung kegiatan ekonomi kreatif dan aktivitas publik. Salah satu rencana pengembangan ialah fasilitas rooftop.

Dari sisi anggaran, Pemkab Abdya mengalokasikan sekitar Rp4,7 miliar untuk MPP pada 2026, meningkat dari Rp3,5 miliar pada tahun sebelumnya.

Pemerintah daerah juga merencanakan tambahan anggaran sekitar Rp7 miliar hingga Rp8 miliar pada 2027.

Dengan alokasi tersebut, total anggaran proyek diproyeksikan melampaui Rp16 miliar.

Dana lanjutan harapannya mendukung penyelesaian fasilitas serta pengembangan gedung sesuai konsep perencanaan.

Baca Juga :  Tim Satgas PKH Lakukan Penertiban Perusahaan Tambang Ilegal

Safaruddin menegaskan, percepatan infrastruktur menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan program Arah Baru Abdya Maju.

Jika 2025 menjadi masa transisi pemerintahan, maka 2026 menjadi momentum pembuktian melalui hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

“Walaupun program lain berjalan baik, progres infrastruktur tetap menjadi perhatian utama karena masyarakat perlu merasakan dampaknya secara nyata,” ujarnya.

Ia berharap MPP dapat beroperasi sesuai target sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan yang lebih terintegrasi.

Sekaligus membuka ruang baru bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi dan kreatif di Abdya.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Hadiri Maulid Nabi, Azwardi Serahkan Hidang Raja Kepada Gubernur Aceh

Nasional

Menko Polhukam Imbau Bawaslu, Kejaksaan, dan Kepolisian Berkolaborasi Cegah Potensi Tindak Pidana Pilkada

Aceh Barat Daya

Wakil Ketua II DPRK Aceh Barat Daya Apresiasi Pelaksanaan Festival Valerta Vol. 2 SMP Negeri 1 Blangpidie

Aceh Barat Daya

Tuha Peut PA/KPA Abdya Meluruskan Berita Simpang Siur di Partai Aceh

Aceh Barat Daya

Ketua DPRK Abdya Minta Penyebar Hoaks Terkait Vaksin Covid-19 Ditindak Tegas

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal: Pemerintah Segera Bangun Dayah yang Terbakar di Aceh Besar

Aceh Barat Daya

Sistem Kelistrikan Aceh Masuk Tahap Sinkronisasi

Aceh Besar

Cut Rezky Gunakan Gaun Khanza Maryam Pada Tour Nusantara di Aceh