Redelong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP., M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi Petani Sawit yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pintu Rime Gayo tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi masyarakat yang bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para petani sawit diberikan pemahaman mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk hak peserta, mekanisme kepesertaan, serta bentuk perlindungan yang dapat diperoleh dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan. Pemahaman tersebut dinilai penting agar para petani mengetahui hak dan manfaat jaminan sosial yang menjadi bagian dari perlindungan bagi pekerja.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Riswandika Putra juga menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan petani sawit. Penyerahan ini menjadi salah satu wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam memberikan akses perlindungan sosial kepada pekerja sektor perkebunan.
Disela-sela penyerahan tersebut Sekda Bener Meriah Riswandika Putra, menyampaikan pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit untuk mendukung program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi para petani, terutama dalam memberikan perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi selama menjalankan aktivitas perkebunan, ungkapnya.
Lebih lanjut, pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal dan perkebunan, jelas Riswandika Putra.
Dengan adanya program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini, para petani sawit di Kabupaten Bener Meriah diharapkan dapat menjalankan aktivitas pekerjaannya dengan lebih tenang, sekaligus memperoleh perlindungan sosial apabila menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya sesuai ketentuan program yang berlaku.
Program ini juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan petani sawit sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung perekonomian masyarakat Kabupaten Bener Meriah.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Dasa Yushelmi















