Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Sri Handayani Tegaskan Partisipasi Perempuan Tak Cukup Sekadar Kuota Politik

mm Teuku Nizar

Sri Handayani, S.Psi., M.M., saat turut berkontribusi dalam kegiatan Pelatihan dan Pendidikan Politik bagi Perempuan di Aula Bapperida Abdya, Kamis (29/10/2026). Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Sri Handayani, S.Psi., M.M., saat turut berkontribusi dalam kegiatan Pelatihan dan Pendidikan Politik bagi Perempuan di Aula Bapperida Abdya, Kamis (29/10/2026). Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya – Partisipasi perempuan dalam politik tidak cukup hanya mengejar keterwakilan atau memenuhi kuota.

Perempuan juga perlu memiliki kapasitas, kepercayaan diri, serta kemampuan menyuarakan kepentingan masyarakat.

Penyuluh Sosial Ahli Madya Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Sri Handayani, S.Psi., M.M., menyampaikan hal tersebut saat turut berkontribusi dalam kegiatan Pelatihan dan Pendidikan Politik bagi Perempuan di Aula Bapperida Abdya, Kamis (29/10/2026).

Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Perlindungan Anak (DPMP4) Abdya menginisiasi kegiatan itu menjadi ruang penguatan kapasitas perempuan.

Baca Juga :  SPPG Ladang Tuha I Luncurkan Menu MBG di MIN 10 Abdya

Terutama dalam memahami politik partisipatif serta meningkatkan keberanian untuk terlibat dalam pengambilan kebijakan publik.

Dalam kegiatan tersebut, Sri memberikan penguatan pada aspek psikososial, kepemimpinan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Serta pengarusutamaan gender dalam pembangunan sosial-politik.

Sri menekankan, keterlibatan perempuan perlu memberi dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat.

Karena itu, kepada media noa.co.id disela-sela kegiatan, Sri menegaskan kader perempuan perlu terus mengembangkan kemampuan, membangun jejaring, dan memperkuat gagasan.

Baca Juga :  Penyaluran Sembako di Setia Ternyata Bukan Program PKH, Begini Penjelasan Koordinator PKH

“Perempuan tidak cukup hanya hadir untuk memenuhi keterwakilan. Mereka harus memiliki kapasitas dan kepercayaan diri untuk menyampaikan aspirasi serta ikut memberikan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Plt. Kepala DPMP4 Abdya, Jufri, S.Ag., M.M., mengatakan sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan Penyuluh Sosial, penting untuk membangun ruang politik yang inklusif bagi perempuan.

“Perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah. Pembekalan ini menjadi ruang edukasi agar kader-kader perempuan Abdya semakin siap, cerdas, dan tangguh dalam menyuarakan aspirasi masyarakat,” kata Jufri.

Baca Juga :  Pj Bupati Pidie Tandatangan NPHD

Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi dan sesi berbagi pengalaman.

Peserta dari berbagai organisasi perempuan dan kader politik mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.

Melalui kegiatan tersebut, kader perempuan Abdya harapannya semakin siap mengambil peran dalam kehidupan politik.

Serta dalam pembangunan daerah dengan membawa gagasan yang konstruktif serta solutif.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Melestarikan Budaya, TP PKK Padang Bak Jok Selenggarakan Lomba Adat

Pemerintah

Menko Polhukam : Remaja Masjid Berperan Besar Wujudkan Kemajuan Peradaban

Aceh Barat

Pj Bupati Buka FGD Ranperbup Dana Desa

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Simak Ekspose Program Kerja OPD Tahun 2025

Aceh Timur

HUT RI Ke-79 Kapolres Aceh Timur Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Nasional

Mendagri Tekankan Pentingnya Membangun Hubungan Baik antara Polri dengan Pemda

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Ajak Masyarakat Ramaikan Peringatan Isra’ Mi’raj

Aceh Barat Daya

Hujan Deras Picu Banjir, Satlantas Abdya Atur Kendaraan di Jalan Nasional