Home / Advetorial

Rabu, 12 Oktober 2022 - 07:53 WIB

Melalui Tari Saman Antar Mahasiwa, Kadisbudpar Ajak Generasi Muda Tingkatkan Solidaritas

Redaksi

NOA | Banda Aceh – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbubpar) Aceh melalui Bidang Bahasa dan Seni gelar Budaya Negeri Seribu Bukit bertajuk “Rempak, Murum, Musatu Urum Budaya” di Taman Budaya Kota Banda Aceh, Rabu 12 Oktober 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal menyampaikan, Tari Saman sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO di dunia pada 24 November 2011 merupakan kebanggaan bagi masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Disbudpar Promosikan Seni dan Budaya Aceh Lewat Film Hikayat Waroeng Kupi, Catat Tanggal Tayangnya!

“Alhamdulillah di kesempatan yang berbahagia ini merupakan sebuah penghormatan bagi kita semua dapat menyaksikan kegiatan festival Saman antar mahasiswa Gayo Lues,”ungkap Almuniza.

Menurut Almuniza sejarah tari Saman ini dibawa oleh salah satu ulama besar Islam yaitu syekh Saman, dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh karena beliau melestarikan dalam bentuk pertemuan berupa mensyiarkan Islam.

”Penerus bangsa tentu harus bangga dengan kebudayaan yang hari ini kita tampilkan dalam bentuk festival, saya menitipkan pesan kepada mahasiswa tetap berlatih dan menggali potensi yang ada, baik dalam personal diri maupun berkelompok,” jelas Almuniza.

Baca Juga :  Ngabuburide dan Bukber Masyarakat Ramaikan Aceh Festival Ramadhan 2022

Tambah Almuniza kegiatan ini merupakan bentuk dalam memajukan pariwisata daerah Aceh, dan tentunya akan menjadi komitmen dari pemerintah daerah Gayo Lues.

“Kita berharap kegiatan seperti ini lebih kepada tempat destinasi kepariwisataan, karena melestarikan kebudayaan dapat memajukan pariwisata,”ungkap Almuniza.

Baca Juga :  Pantai Mantak Tari Jadi Lokasi Wisata Favorit Warga Pidie

Terakhir Almuniza berharap kegiatan yang bersifat kedaerahan dalam melestarikan kebudayaan Aceh akan terus dapat di jalankan dalam bentuk kerjasama.

“Tari Saman merupakan tarian yang mengikat silahturahmi. Berkumpulnya kita pada hari ini karena semangat yang tinggi, semoga kekompakan yang ditampilkan pada tari Saman, dapat dijadikan contoh dalam keseharian masyarakat Aceh dalam meningkatkan solidaritas, baik berpolitik, berbudaya, dan perekonomian,” tutup Almuniza. []

Share :

Baca Juga

Advetorial

Gua Tujoh Wisata Sejarah Tak Terlupakan 

Advetorial

Diskop UKM Aceh Bina Puluhan Pelaku Usaha Pengolahan Makanan

Advetorial

Aceh Raih Predikat Sangat Memuaskan dalam Pengelolaan Arsip Elektronik: Bukti Komitmen Meningkatkan Pelayanan Publik

Advetorial

Disbudpar Aceh dan Yayasan Geutanyoe Gelar Lomba Foto Hukum Adat Laot, Ini Ketentuannya

Advetorial

Irfansyah Minta Pemerintah Awasi Penyewaan Lapak Takjil di Ramadan 2025

Advetorial

Kadisbudpar Aceh Harap Sanggar Cut Nyak Dhien Terus Lestarikan Seni dan Budaya

Advetorial

Disbudpar Aceh Melalui UPTD Taman seni dan budaya Aceh akan Menggelar Pagelaran Seni dan Budaya

Advetorial

Bosan ke Pantai, Ini Pesona Wisata Alam Pidie Jaya Yang Tersembunyi