Home / Aceh Barat

Kamis, 11 Mei 2023 - 22:07 WIB

Dokter dan Perawat Aceh Barat Dilatih Perekaman EKG

mm Redaksi

Meulaboh – Dalam upaya mewujudkan layanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat, dan mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Marhaban SE., M.Si., membuka seminar dan pelatihan pemasangan alat serta perekaman EKG bagi dokter umum dan perawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)

dalam wilayah Kantor BPJS Kesehatan cabang Meulaboh, Kamis (11-05-2023).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Meulaboh bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat tersebut, digelar di aula Gedung B Komplek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat. Acara itu diikuti oleh dokter umum dan perawat dari beberapa Kabupaten, diantaranya Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya. Sedangkan, peserta dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Simeulue mengikuti kegiatan secara virtual melalui Video Confenrence (Vidcon).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu dan kompetensi tenaga kesehatan di Puskesmas dan klinik dalam memberikan penanganan medis secara tepat dan sesuai standar terhadap 3 penyakit tertinggi yang sering diderita oleh masyarakat, yakni penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal, sehingga dapat terhindar dari berbagai komplikasi penyakit bahkan kematian.

Baca Juga :  Mencapai Kinerja Terbaik, Pj Bupati Aceh Barat Diundang Khusus Oleh Mendagri Tito Karnavian

Dalam sambutannya, Sekda Marhaban, menyambut baik dan mengapresiasi, pelatihan yang difasilitasi oleh BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh itu. Menurutnya, hal tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan prima di sektor kesehatan, khususnya terhadap penanganan penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Berdasarkan data pemanfaatan program JKN oleh masyarakat, lanjutnya, penyakit jantung menduduki urutan pertama dengan jumlah kasus dan kebutuhan biaya pelayanan kesehatan tertinggi. Untuk itu, tenaga kesehatan pada Puskesmas atau klinik yang merupakan garda terdepan dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat, dituntut untuk dapat melakukan penanganan awal pada kasus-kasus penyakit tersebut, guna memberikan pengobatan yang sesuai standar dan menghindari komplikasi penyakit lainnya. “Perkembangan penyakit saat ini mengharuskan nakes mampu memberikan penanganan medis yang cepat dan tepat, tidak terkecuali para dokter dan perawat yang bertugas di puskesmas maupun klinik” tutur Marhaban.

Baca Juga :  Pantau Kehadiran dan Kedisiplinan, Pj Bupati Aceh Barat Sidak Setdakab

Ia berharap pelatihan penggunaan alat EKG ini, bisa menjadi langkah tepat untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi nakes dalam menggunakan EKG, sehingga mampu melakukan pemeriksaan dan tatalaksana pasien secara profesional.

Untuk itu, Pemerintah melalui dinas kesehatan akan terus berupaya mendorong tersedianya fasilitas EKG pada setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama, yang ditunjang dengan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan yang memadai, sehingga deteksi dan penanganan penyakit jantung dapat dioptimalkan sejak dari puskesmas maupun klinik tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan cabang Meulaboh, Meri Lestari, S. Farm., Apt., M.kes, AAK, mengapresiasi Pemkab Aceh Barat yang selama ini terus mendukung implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Aceh Barat.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi III DPRA bersama Diskop UKM Aceh Resmi tutup Bimtek Perbengkelan di Meulaboh

Melalui pelatihan ini ia berharap bisa menambah ilmu dan kompetensi tenaga kesehatan dalam menggunakan alat EKG untuk melakukan penanganan awal terhadap penyakit jantung di setiap Puskesmas maupun klinik. “Tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan ini berasal dari Puskesmas atau klinik yang telah mempunyai alat EKG” terang Meri.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh itu juga berharap ilmu yang telah didapat dari pelatihan ini bisa diimplementasikan kepada masyarakat guna memberikan pelayanan kesehatan secara prima dan maksimal tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPJS Kesehatan cabang Meulaboh, Meri Lestari, S. Farm., Apt., M.kes, AAK dan jajarannya, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Dokter spesialis Jantung, dr. Marwan Nasri, Sp.JP selaku narasumber, Ketua IDI Aceh Barat, dan para peserta pelatihan.

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Sampaikan LKPJ di Paripurna DPRK

Aceh Barat

Pj. Bupati Aceh Barat Tutup Kejuaraan Pencak Silat IKAPTK

Aceh Barat

DPMPTSP Kabupaten Aceh Barat Luncurkan Inovasi “Hiling” untuk Percepatan Perizinan

Aceh Barat

Dugaan tindakan Pemukulan Oknum Anggota TNI di Aceh Barat berakhir Damai

Aceh Barat

Identifikasi Pengungsi, UNHCR Lakukan Pemasangan Gelang Tangan kepada Pengungsi Imigran Etnis Rohingya

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Woyla Barat

Aceh Barat

Bupati Kick Off Meeting Penyusunan RPJMD Teknokratik Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025-2029

Aceh Barat

Bupati dan Wabup Aceh Barat Tinjau Lokasi Banjir, Salurkan Bantuan Darurat ke Titik-Titik Terdampak